COVID-19 di Banyuwangi Meningkat, Balai Diklat untuk Isolasi Pasien Penuh

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 07 Des 2020 21:58 WIB
tes swab di banyuwangi
Tes swab di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Penularan COVID-19 di Banyuwangi meningkat signifikan pada awal bulan Desember 2020. Hal ini mengakibatkan beberapa tempat isolasi dan rumah sakit rujukan COVID-19 meningkat. Bahkan untuk tempat isolasi di Balai Diklat PNS Banyuwangi di Kecamatan Licin penuh.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono mengatakan peningkatan kasus COVID-19 ini berdampak tempat isolasi pasien covid 19 di Balai Diklat Licin kemarin dinyatakan penuh.

63 bed yang disediakan di lokasi yang berada di Desa Tamansari, Kecamatan Licin itu penuh terisi pasien OTG covid 19.

"Sementara ini isolasi Licin penuh. Memang kapasitasnya bisa sampai 100 tapi hanya ada 63 bed yang ready. Besok (hari ini) akan kita diskusikan bagaimana caranya agar bisa menampung lebih banyak lagi pasien," jelas Rio.

Tak hanya di tempat isolasi, di enam rumah sakit rujukan menurut Rio rata-rata sudah terisi 60 sampai 80 persen. Meski demikian, Rio menjelaskan jika kondisi ini masih terkendali. Terutama di lokasi rumah sakit rujukan.

"Mungkin sementara nanti pasien yang OTG kita minta isolasi mandiri di rumah. Tapi dengan pantauan Puskesmas. Kalau rumah sakit kan terus bergulir," pungkasnya.

Penularan COVID-19 di Banyuwangi Meningkat pada bulan Desember 2020 ini. Rerata jumlah penularan kasus COVID-19 di Banyuwangi mencapai lebih dari 40 kasus per hari.

Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Banyuwangi merilis untuk tanggal 1 Desember bertambah 41 kasus baru. Sehingga total sebanyak 2621 kasus. Dilanjutkan dengan penambahan pada tanggal 2 sampai 6 Desember secara berturut-turut yakni, 48 kasus, 50 kasus, 49 kasus, 50 kasus dan 51 kasus. Sehingga total sekitar 2869 penularan COVID-19 di Banyuwangi. (iwd/iwd)