Debat Pilwali Surabaya 2020

Janji Eri-Armuji Jadikan Surabaya Guyub Rukun di Tengah Keragaman

Hilda Meilisa - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 21:14 WIB
debat ketiga pilwali surabaya
Eri Cahyadi-Armuji (Foto: Tangkapan layar)
Surabaya -

Pasangan Calon nomor urut 1 di Pilwali Kota Surabaya, Eri Cahyadi-Armuji berjanji akan merangkul semua agama dan golongan di Surabaya. Eri mengatakan keragaman dan perbedaan kultur ini bisa dijadikan modal untuk membangun Kota Surabaya.

"Keragaman sosial dan agama sekaligus menjadi kekuatan dalam membangun kota, karena itu saya pastikan kami akan memastikan betul bahwa kita akan memberikan pengakuan atas keberadaan dan hak konstitusional bagi semuanya," kata Eri saat Debat Publik Ketiga di Dyandra Convention Center Surabaya, Sabtu (5/12/2020).

"Sehingga semua orang merasa bahwa kita adalah menjadi bagian dari pemerintah kota, dan tidak ada yang dikucilkan, tidak ada yang menjadi minoritas. Kami juga akan melakukan koordinasi kepada kelompok karena setiap kelompok pasti ada kelebihan dan itu yang akan kita gunakan, kita akan satukan semuanya dengan kelebihan itu dan kita tidak melihat kekurangan," tambah Eri.

Tak hanya itu, Eri juga memastikan setiap warga memiliki hak konstitusional. Pihaknya akan membangun sebuah 'ruang keluarga' yang bisa membuat nyaman semua golongan penghuni Kota Surabaya.

"Hak konstitusional setiap negara warga juga akan tersampaikan, juga kita akan melakukan pendekatan cultural planning. Di ruang keluarga ini.lah yang harus kita bangun di Kota Surabaya sehingga semua kultur bisa menjadi semua bagian di satu wadah dan semua merasa inilah Kota Surabaya yang penuh dengan toleransi sehingga kita saling merasa satu," imbuhnya.

Senada dengan Eri, Armuji juga menyebut pihaknya berjanji menciptakan guyub rukun meskipun ditemui keragaman pada warga. Hal ini menjadi salah satu prioritasnya.

"Kita wujudkan di mana keragaman warga Kota Surabaya bisa saling toleransi, kerukunan yang kita ciptakan itu yang menjadi prioritas supaya warga tetap aman guyub rukun dan tentunya bisa menikmati kota ini dengan tenang," kata Armuji.

(hil/iwd)