Sekilas Jatim: Elf Terbakar 3 Tewas-Kondisi Ibunda Mahfud Md

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 23:46 WIB
mobil terbakar di Tol Nganjuk-Madiun beredar di aplikasi percakapan whatsapp
Elf ludes terbakar tewaskan 3 orang di Tol Madiun-Nganjuk (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Ada beberapa berita di Jawa Timur menyedot atensi pembaca. Salah satunya mobil Elf terbakar di Tol Madiun-Nganjuk menewaskan 3 penumpang dan masih soal kasus massa menggeruduk rumah ibunda Mahfud Md di Pamekasan, Madura.

Berikut ringkasan berita tersebut dalam Sekilas Jatim:

Sebuah Elf berpenumpang 15 orang dan 1 sopir ludes terbakar di KM 631 A Tol Madiun-Nganjuk pagi tadi sekitar 05.30 WIB. Elf bernopol bernopol DK 8725 GV menabrak truk bernopol D 8389 TM bermuatan spons. Peristiwa itu membuat 14 orang mengalami luka berat dan ringan. Mereka dibawa ke RSUD Nganjuk.

"Semula kendaraan Elf bernopol DK 8725 GV melaju dari arah barat-timur. Atau dari arah Madiun ke Surabaya dengan kecepatan sedang berada di lajur lambat. Saat di lokasi KM 631 A menabrak kendaraan di depannya truk mengangkut spons," ujar Kasat PJR Polda Jawa Timur Kompol Dwi Sumrahadi saat dihubungi detikcom, Kamis (3/12/2020).

Dwi mengatakan, sopir Elf tidak bisa menguasai laju kendaraan sehingga menabrak truk. Sopir Elf bernama Mali warga Sampang diduga mengantuk. "Kemudian ada percikan api membakar Elf," imbuhnya.

Sopir truk itu bernama Muh A Yudi Purwanto (29), warga Unggahan RT 03 RW 02, Trowulan, Mojokerto, yang mengalami patah kaki kanan. Sementara pengemudi Elf bernama Mali mengalami luka ringan yakni luka memar di wajah.

Yudi membenarkan truknya ditabrak Elf dari belakang. Ada tiga korban tewas dan 14 orang yang mengalami luka-luka dalam kecelakaan tersebut. Data yang dihimpun detikcom, saat ini korban luka ringan sudah diperbolehkan pulang dan menunggu jemputan di RSUD Nganjuk.

"Ini yang luka ringan boleh pulang menunggu jemputan," ujar salah seorang korban luka, Suma (42).

Tiga korban tewas dalam peristiwa mobil terbakar itu yakni Siti (45), Jahri (40) dan Zahir (40). Sementara 14 korban luka yakni Munimah, Sahiri, Fitri, Sahuri, Kasiah, Dewi (anak-anak), Fahri, Alvat Fathir (anak-anak), Rohmad, Sani, Rohma, Siyeh, Suma dan Yudi (Pengemudi truk angkut spons).

Selanjutnya
Halaman
1 2