Rusak Hutan di Trenggalek Jadi Tambak Udang, Dua Orang Jadi Tersangka

Adhar Muttaqien - detikNews
Rabu, 02 Des 2020 11:58 WIB
polres trenggalek
Dua orang ditetapkan jadi tersangka kasus perusakan lingkungan (Foto: Adhar Muttaqien)
Trenggalek -

Polisi menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan perusakan lingkungan hutan di pesisir pantai yang diubah menjadi tambak udang vanamei. Mereka berperan sebagai penggagas dan pemodal.

Wakapolres Trenggalek Kompol Mujito mengatakan kedua tersangka adalah GYN (49) dan SKR (50) keduanya warga Dusun Ketawang, Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Trenggalek. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, diantaranya proposal pengajuan izin, sampel tanah, serta sampel batuan di lingkungan tambak.

"Dari hasil penyidikan akhirnya kami menetapkan dua tersangka ini. Penetapan ini juga kami kuatkan dengan analisa para ahli maupun hasil uji laboratorium. Menurut para ahli lingkungan, pengungkapan kasus ini merupakan yang pertama di Jatim," kata Kompol Mujito, Rabu (2/12/2020).

Menurut Mujito, para pelaku disangka melakukan perusakan kawasan hutan yang dikelola Perhutani pada Petak 95 K Blok Cengkrong, RPH Watulimo, BKPH Bandung RPH Kediri, atau masuk Dusun Cengkrong, Desa Prigi Kecamatan Watulimo.

"Modus yang digunakan tersangka ini adalah mengubah kawasan hutan yang berada di pesisir pantai menjadi tambak udang Vanamei. Ini dilakukan tanpa izin dari pihak yang berwenang," jelasnya.

Dalam menjalankan usaha itu, tersangka SGN berperan sebagai inisiator atau penggagas. Selanjutnya ia menggandeng tersangka SKR sebagai pemodal dan penyedia sarana serta prasarana yang dibutuhkan. Namun tersangka melakukan kesalahan fatal, sebab lokasi yang dipilih masuk kawasan hutan Perhutani dan dilakukan secara ilegal.