Pemkab Bojonegoro Terima Dua Penghargaan dari Kemenaker

Ainur Rofiq - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 11:51 WIB
Pemkab Bojonegoro menerima penghargaan sebagai Pembina Produktivitas Daerah, dan Siddhakarya tahun 2020 tingkat Provinsi Jawa Timur dari Kementrian Tenaga Kerja. Penghargaan diberikan di Gedung Barunawati, Surabaya, Selasa (24/11).
Pemkab Bojonegoro menerima penghargaan/Foto: Istimewa

Di Jawa Timur ada 53 perusahaan yang mendaftar dan 15 masuk finalis. Lalu ada 6 yang berhak mewakili Jawa Timur untuk maju di tingkat nasional, serta berhak mendapat penghargaan Siddhakarya 2020.

Perusahaan yang mendapat penghargaan Siddhakarya adalah PT Putra Restu Ibu Abadi (Kabupaten Mojokerto), PT Auto Modect (Kota Surabaya), PT Agung Bumi Anggur (Kabupaten Pasuruan), CV Dua Putri Soleha (Kabupaten Probolinggo), PT Paretto Restu Guna (Kabupaten Bojonegoro), serta UD Legend Trend (Kabupaten Gresik).

Sementara bupati/wali kota yang mendapatkan penghargaan sebagai pembina produktivitas daerah adalah Kabupaten Mojokerto, Kota Surabaya, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Gresik.

Dirjen Binalattas Kementerian Ketenagakerjaan RI yang diwakilkan Kasubid Pengukuran dan Analisis Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI, Trianto Agus menyampaikan, produktivitas memiliki arti sikap mental yang mempunyai pandangan bahwa hari ini harus bisa lebih baik dari kemarin, dan besok harus bisa lebih baik dari hari ini.

"Siddhakarya memiliki 2 arti. Siddhakarya itu sendiri artinya pelayanan prima yang diberikan dalam meningkatkan produktivitas. Kedua adalah Paramakarya adalah karya unggul yang diberikan kepada perusahaan dengan kualitas dan produktivitas di tingkat nasional tertinggi," tambahnya.

Kepala Dinas Dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Dr Himawan S Tubagyo menyampaikan, Siddhakarya adalah bagian yang didorong bersama untuk menjadi bagian dalam memajukan perusahaan. "Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang terus berusaha untuk meningkatkan produktivitasnya dan tetap mempertahankan produktivitasnya selam 3 tahun berturut-turut," lanjutnya.

Ada 3 ukuran yang dipakai. Pertama kesadaran untuk memberikan produktivitasnya. Di antaranya dengan meningkatkan kompetensi, pengadaan pelatihan untuk karyawan. Kedua perusahaan meningkatkan produktivitasnya. Ketiga dengan merawat produktivitasnya tersebut.

Halaman

(sun/bdh)