UMK 2021 Jatim Belum Diumumkan, Buruh Berharap Naik 5 Persen

Faiq Azmi - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 17:24 WIB
gubernur khofifah saat beraudiensi dengan perwakilan buruh
Gubernur Khofifah saat menemui perwakilan buruh (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Para perwakilan buruh di Jawa Timur hingga hari ini belum mengetahui berapa besaran dari penetapan UMK tahun 2021 di 38 kabupaten/kota di Jatim. Buruh berharap UMK bisa segera diumumkan dan angkanya naik 5 persen.

"Hingga sore ini kita tidak tahu berapa angkannya. Kami mulai mencurigai bahwa penetapan UMK tahun 2021 di Jawa Timur tidak mengakomodir aspirasi buruh yang tergabung ke dalam Aliansi Serikat Pekerja Jatim yang disampaikan pada saat aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Jawa Timur pada Kamis lalu," ujar Wakil Ketua FSPMI Jatim Nuruddin Hidayat kepada detikcom, Minggu (22/11/2020).

Pria yang akrab disapa Udin ini menjelaskan apabila penetapan UMK tahun 2021 tidak sesuai dengan aspirasi buruh dan nilai kenaikannya di bawah 5 persen, pihaknya akan mempertanyakan kepada Gubernur Khofifah.

"Gubernur harus peka terhadap kondisi ekonomi buruh di tengah pandemi seperti saat ini. Karena kenaikan upah sebesar 5 persen itu sejatinya bukan kenaikan upah untuk meningkatkan daya beli. Tetapi hanya sebatas penyesuain nominal yang tereduksi akibat adanya Permenaker 18 tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 21 Tahun 2016 Tentang Kebutuhan Hidup Layak (KHL)," jelasnya.

Merespons hal tersebut, Udin menyatakan para buruh berencana akan melakukan aksi demonstrasi kembali sebagai bentuk kekecewaan terhadap keputusan Gubernur tentang UMK tahun 2021.

"Apabila tidak sesuai dengan apa yang diminta buruh, maka kita akan melakukan demonstrasi kembali sebagai bentuk kekecewaan," tegasnya.

Sementara, Kadisnakertrans Jatim, Himawan Estu Bagijo menjelaskan, penetapan UMK 2021 akan segera diumumkan.

"Nanti kalau sudah selesai, akan kita konferensi pers kan ya. Insyallah secepatnya," terangnya.

Ketua Dewan Pengupahan Jatim dari unsur buruh, Ahmad Fauzi meminta para buruh dan masyarakat Jatim untuk bersabar terkait angka UMK tahun 2021.

"Nanti akan diumumkan. Angka-angka kemarin yang tersebar itu tidak benar. Masih belum diumumkan," ujarnya.

(iwd/iwd)