Protes 5 Tahun Tak Diurus, Jalan Berlubang di Jember Ditanami Pohon Pisang

Yakub Mulyono - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 16:17 WIB
pohon pisang ditanam di jalan berlubang
Pohon pisang ditanam di jalan berlubang di Jember (Foto: Yakub Mulyono)
Jember -

Dinilai selama 5 tahun tidak ada perhatian terhadap jalan berlubang, sebanyak 200 warga, personel dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor cabang Kencong menanam batang pohon pisang di jalanan berlubang yang menghubungkan Kecamatan Kencong-Kecamatan Tanggul.

Aksi itu sebagai bentuk protes dan kritikan terhadap Pemkab Jember yang sejak tahun 2015 hingga saat ini tidak ada perhatian terhadap rusaknya jalanan tersebut. Padahal jalan sepanjang kurang lebih 25 Km itu banyak dilalui masyarakat dan juga sangat sering terjadi kecelakaan yang terjadi.

Selain di lokasi tersebut, menurut Ketua GP Ansor cabang Kencong Agus Nur Yasin, masih ada 2 titik lainnya dari jalanan berlubang itu yang juga akan dilakukan aksi yang sama.

"Selain di sini (jalan raya jurusan Kencong Tanggul dan Wringin agung Kecamatan Jombang), juga ada di Jalanan Kecamatan Kencong, dan Mojosari Kecamatan Puger," kata Nur Yasin di sela aksinya, Minggu (22/11/2020).

Lanjut Nur Yasin, pihaknya bersama warga terpaksa melalukan aksi penanaman pohon pisang di jalanan berlubang itu, agar warga berhati-hati. Karena lubang di jalan itu sering menyebabkan kecelakaan.

"Setidaknya batang pohon ini, agar masyarakat lebih awas dan hati-hati. Karena juga sering kecelakaan di jalanan gara-gara lubang ini," ungkapnya.

Pihaknya berharap, aksi yang dilakukan dapat menjadi perhatian pemerintah. Sehingga ada solusi mengenai kondisi jalan tersebut.

Lihat juga video 'Protes Jalan Rusak, Warga Konawe Blokade Jalan Pakai Tenda':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2