Pemimpin Sidoarjo ke Depan Harus Mampu Atasi Banjir Langganan

Suparno - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 13:43 WIB
kelana aprilianto-dwi astutik
Kelana Aprilianto bersama para pendukungnya (Foto: Istimewa)
Sidoarjo -

Banjir memang menjadi persoalan klasik yang dihadapi Sidoarjo. Sejumlah wilayah di Kabupaten Delta ini menjadi langganan banjir tahunan, yang bahkan berlangsung cukup lama.

Tidak salah bila masyarakat Sidoarjo sangat berharap pemimpin Sidoarjo ke depan, yang terpilih melalui pilkada 9 Desember mendatang, bisa mengatasi masalah banjir.

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kelana Aprilianto-Dwi Astutik mengaku telah memetakan persoalan banjir di Sidoarjo, sekaligus menyiapkan solusi yang dieksekusi apabila mendapatkan amanah dari masyarakat Sidoarjo.

"Masalah banjir di Sidoarjo tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa. Perlu langkah terobosan untuk bisa menuntaskannya", kata Kelana saat di lokasi banjir di Desa Banjarasri, Tanggulangin, Sidoarjo, Minggu (22/11).

Persoalan banjir di wilayah Sidoarjo memang terbilang kompleks. Di Desa Kedungbanteng dan Banjarsari, berdasarkan temuan tim ahli ITS 2016 lalu, banjir terjadi karena adanya penurunan permukaan tanah sekitar 8 sentimeter.

Akibatnya, kedua desa tergenang banjir setinggi 40 sentimeter selama hampir dua bulan. Sementara di wilayah pesisir, banjir terjadi karena alih fungsi lahan. Banyak tambak yang diubah menjadi hunian.

Namun yang paling kasat mata, banjir di Sidoarjo terjadi karena sungai-sungai yang ada tidak mampu menyerap dan mengalirkan air yang diterima.

Selanjutnya
Halaman
1 2