Takmir Masjid di Mojokerto Diminta Serukan Pilbup Damai

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 17:03 WIB
polres mojokerto
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

Polres Mojokerto semakin gencar mengajak masyarakat menjalani Pilbup 2020 dengan damai dan aman. Korps berseragam cokelat melibatkan para takmir masjid untuk menyerukan Pilkada damai ke warga Bumi Majapahit.

Seruan Pilbup aman dan damai disampaikan Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander melalui safari salat Jumat. Seperti hari ini, dia salat Jumat berjamaah di Masjid Hidayatullah, Dusun Turi, Desa Pohjejer, Kecamatan Gondang.

Usai salat Jumat, Dony memberi arahan kepada sekitar 200 jemaah di Masjid Hidayatullah. Dia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto menjalani Pilbup 9 Desember nanti dengan damai dan aman.

"Siapa pun pemenang Pilkada kali ini adalah pilihan rakyat. Mari kita selalu menjaga ketertiban keamanan kesejukan di Kabupaten Mojokerto," kata Dony dalam rilisnya kepada detikcom, Jumat (20/11/2020).

Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini meminta bantuan para takmir masjid di Kabupaten Mojokerto untuk memberi sosialisasi kepada masyarakat. Yakni terkait pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan pilihan pada gelaran Pilbup 2020.

"Pada momen Pilkada ini berpotensi ada orang orang yang tak bertanggungjawab dengan menyebarkan isu-isu hoaks untuk menciptakan situasi tidak kondusif. Untuk itu, kami juga meminta para Bhabinkamtibmas dan Babinsa agar memberikan pencerahan dan penjelasan kepada masyarakat," tegasnya.

Dalam safari salat Jumatnya kali ini, Dony mengajak masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan. Karena Kabupaten Mojokerto belum bebas dari penyebaran COVID-19.

Peredaran minuman keras dan narkoba di Bumi Majapahit juga harus diperangi bersama. Oleh sebab itu, Dony meminta partisipasi masyarakat memberi informasi terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayahnya.

"Ini tugas kita bersama, masyarakat kami harapkan memberi informasi kepada kami atau BNN. Sehingga peredaran narkoba dan miras bisa diberantas," tandasnya.

(iwd/iwd)