Round-Up

Pemuda yang Dipukuli Gegara Tak Kunjung Klimaks, Begini Faktanya

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 16 Nov 2020 10:03 WIB
rumah yang kamarnya disewa untuk kencan Saifudin dengan PSK
Rumah yang disewa pemuda dengan PSK di Jombang (Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom)
Surabaya -

Achmad Saifudin (24) dipukuli gara-gara tidak kunjung mencapai klimaks atau orgasme saat berkencan dengan pekerja seks komersial (PSK) di Kabupaten Jombang. Tempat kencan Saifudin ternyata bekas lokalisasi yang sudah ditutup pemerintah.

Saifudin berkencan dengan PSK berinisial SAL (34) di rumah warga Dusun Tunggul, Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang. Mereka berdua menyewa kamar di rumah tersebut untuk kencan singkat selama satu jam.

Rumah bercat biru ini terletak di sebuah gang masuk RT 3 RW 7 Dusun Tunggul. Di gang ini banyak dijumpai warung kopi dan tempat karaoke. Termasuk rumah yang disewa Saifudin juga membuka warung kopi.

Kawasan ini dulunya lokalisasi yang cukup tenar di Kabupaten Jombang. Yakni Lokalisasi Tunggorono. Praktik prostitusi di tempat ini menjamur tahun 1980-an.

"Cikal bakalnya dulu begitu (lokalisasi). Sekitar tahun 80-an ada. Kemudian berubah menjadi permukiman penduduk," kata Ketua RW 7 Desa Tunggorono, Mujiono saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (15/11/2020).

Ia membenarkan banyak rumah warga yang disewakan untuk kos para pekerja dari luar Jombang. Karena Tunggorono dekat dengan pabrik. Namun, dia mengaku tidak mengetahui adanya kamar rumah warga yang disewakan untuk praktik prostisusi.

Selanjutnya
Halaman
1 2