Yoko-Nisa Bakal Hidupkan UMKM Terdampak Pandemi COVID-19

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 14 Nov 2020 13:06 WIB
yoko-nisa
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

Pandemi COVID-19 sejak Maret lalu memukul sektor UMKM sehingga banyak pelaku usaha di Kabupaten Mojokerto yang gulung tikar. Pasangan bupati-wabup nomor urut 2 Yoko Priyono-Choirun Nisa (Yoni) bakal menghidupkan kembali UMKM menggunakan bantuan modal usaha.

Cawabup Nisa mengatakan, pandemi COVID-19 diperkirakan belum tuntas hingga tahun 2021. Oleh sebab itu, pemulihan ekonomi masyarakat wajib menjadi prioritas utama Pemkab Mojokerto.

Jika terpilih memimpin Kabupaten Mojokerto bersama Yoko pada 9 Desember nanti, Nisa bakal serius menangani pemulihan ekonomi masyarakat. Bantuan langsung tunai bakal benar-benar diseleksi agar tepat sasaran.

"Nanti kami pilah-pilah, masyarakat yang perlu bantuan langsung, seperti lansia dan yang tidak bisa bekerja, kami beri bantuan langsung," kata Nisa kepada wartawan usai menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Tahfidzul Quran Bahrun Nikmatul Hidayah, Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Jumat (13/11) malam.

Tidak hanya itu, para pelaku UMKM di Kabupaten Mojokerto juga akan didorong agar bangkit dari dampak ekonomi pandemi COVID-19. Ditambah lagi program Rp 50 juta per desa untuk modal usaha para pemuda atau generasi milenial.

"UMKM yang prospeknya bagus kami bantu modal usaha supaya tetap berjalan. Sehingga dampak Corona tidak begitu terasa. Calon Bupati kami, Pak Yoko sudah berpengalaman mengurusi UMKM," terangnya.

Mantan Wakil Bupati Mojokerto periode 2010-2015 ini juga berpesan kepada emak-emak agar selalu mengajarkan akhlak yang baik kepada anak-anak. Yaitu mencontoh akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.

"Kami ingin ibu-ibu mendidik anak-anaknya dengan akhlak yang baik. Supaya tidak terpengaruh hal-hal negatif. Jika akhlak generasi muda kita baik, moral mereka baik, maka kemajuan Kabupaten Mojokerto akan cepat sekali," tandas Nisa.

Pasangan Yoko-Nisa maju di Pilbup Mojokerto 2020 diusung Partai Golkar dan PPP. Yoko mempunyai pengalaman puluhan tahun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dia terakhir kali menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mojokerto

(iwd/iwd)