KOMBAT Banyuwangi Minta Polisi Tindak Pemasang Spanduk Black Campaign

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 10 Nov 2020 18:11 WIB
polresta banyuwangi
KOMBAT Banyuwangi saat di Polresta Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Koalisi Perempuan Bermartabat (KOMBAT) Banyuwangi mengutuk keras adanya spanduk yang diduga black campaign dengan menggunakan jargon melecehkan perempuan. Pihaknya meminta kepada aparat kepolisian menindak tegas pemasangan spanduk vulgar dan meredahkan martabat kaum hawa.

KOMBAT menilai spanduk bertuliskan "Wong Wedok Iku Nggone Nang Sumur, Dapur, Kasur, Gak Dadi Bupati" (Perempuan Itu Tempatnya di Sumur, Dapur, Kasur, Bukan Jadi Bupati-red) dan spanduk spanduk bertuliskan "Bupati Kok Wedok", adalah tindakan yang tak terpuji. Mereka mengutuk keras aksi itu. Untuk itu, mereka mendatangi Mapolresta Banyuwangi, untuk bertemu dengan Kapolresta Banyuwangi, Selasa (10/11/2020).

"Kami melakukan audiensi dengan Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin untuk permasalahan spanduk ini. Kami mengutuk keras pemasangan spanduk Pelecehan terhadap perempuan," ujar ketua KOMBAT Eny Setyowati kepada detikcom, Selasa (10/11/2020).

Apalagi, kata Eny, hal tersebut menjurus kepada salah satu pasangan calon yang notabene adalah perempuan.

"Kita meminta pertimbangan sekaligus meminta kasus beredarnya spanduk yang bernuasa melemahkan posisi perempuan untuk dikaji dan diambil tindakan tegas. Tulisan di spanduk itu cukup jelas merendahkan hak-hak perempuan yang sudah dijamin dalam Undang-undang bahwa memiliki hak yang sama dipilih dan memilih," kata Eny Setiawati.

Eny juga mencontohkan banyak tokoh perempuan yang mampu tampil sebagai kepala daerah melalui proses pilkada. Namun menjadi aneh dan tidak cerdas isu-isu gender dijadikan propaganda melemahkan posisi perempuan.

"Demokrasi telah menjamin hak-hak perempuan diposisi yang sama. Tidak boleh lagi ada frasa-frasa atau jargon yang sengaja melemahkan hak perempuan. Emansipasi telah hadir dan tentu bisa diterima dengan akal sehat," tandas Eny.

Lihat juga video 'Beda Kampanye Hitam dan Kampanye Negatif':

[Gambas:Video 20detik]