ASN di Lamongan Terciduk Pakai Sabu dan Bantu Pengedar

Eko Sudjarwo - detikNews
Jumat, 06 Nov 2020 11:25 WIB
Seorang ASN di Pemkab Lamongan tertangkap kerja bareng dengan seorang pemasok sabu. Ia menjadi pengedar dan pemakai barang terlarang tersebut.
Seorang ASN di Pemkab Lamongan yang tertangkap kerja bareng dengan seorang pemasok sabu/Foto: Eko Sudjarwo

"Kalau ada pembeli, uang harus ditransfer lebih dahulu dan baru kemudian pembeli dikirim gambar sabu-sabu yang sebelumnya sudah diabadikan lewat HP," ungkap Harun.

Anang memperoleh barang haram tersebut dari Madura. Di hadapan petugas, Anang mengaku menjalani profesi jual beli sabu dalam 9 bulan terakhir. Ia mengaku terpaksa mengedarkan sabu karena tidak bekerja lagi selama pandemi. Dalam seminggu, rata-rata ia dua kali memasok sabu ke Lamongan. Tergantung pembelinya.

"Karena nganggur selama pandemi ini, terpaksa mengedarkan narkoba," kata Anang.

Sementara Narto mengaku menyesali perbuatannya. Di hadapan polisi, Narto juga mengaku khawatir dengan status ASN-nya yang sudah ia jalani selama 9 tahun.

"Hancur semua, Mas," ujarnya.

Harun meminta anggotanya untuk mengembangkan penyelidikan atas 2 tersangka ini. Pasalnya, masih ada kemungkinan untuk menguak jaringan ini lebih luas lagi.

Selain mengamankan 2 tersangka ini, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya 9,6 gram sabu.

"Tersangka Narto kami jerat dengan Pasal 112 UU Narkotika. Sedang Anang Winarno kami jerat dengan Pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara," pungkasnya.


(sun/bdh)