Sebuah Rumah Warga Trenggalek Rusak Tertimpa Longsor Tebing 15 Meter

Adhar Muttaqien - detikNews
Minggu, 01 Nov 2020 12:54 WIB
tanah longsor di trenggalek
Salah satu rumah warga yang terkena longsoran (Foto: Enggran Eko Budianto)
Trenggalek -

Sebuah rumah warga di Trenggalek rusak akibat tertimpa material longsor dari tebing setinggi 15 meter. Kini penghuni rumah mengungsi ke rumah kerabat karena khawatir terjadi longsor susulan.

Tanah longsor tersebut menimpa rumah Sujito di Dusun Kajar, Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, Trenggalek. Tebing setinggi meter yang ada di samping rumah longsor setelah terjadi hujan deras selama lebih dari dua jam.

"Kejadian longsor itu kemarin petang, tapi untuk proses pembersihan baru hari ini," kata Kepala Desa Dukuh, Mulyani, Minggu (1/11/2020).

Akibat bencana longsor tersebut tembok rumah bagian belakang Sujito jebol di dua titik. Selain itu sebagian atap rumah juga rusak tertimpa pepohonan yang terbawa longsor.

"Kemarin itu sebelum longsor terjadi, curah hujan di sekitar Dukuh ini memang cukup deras. Tapi Alhamdulillah longsor ini tidak sampai menimbulkan korban luka atau jiwa, semua penghuni selamat," jelasnya.

Mulyani menjelaskan, untuk membersihkan material longsor, puluhan warga Dukuh bersama aparat TNI dan polisi bergotong-royong di rumah Sujito sejak Minggu pagi. Dengan menggunakan peralatan seadanya, sedikit demi sedikit materil longsor berhasil dibersihkan.

Sementara itu terkait kejadian longsor itu, Sujito dan keluarganya, untuk sementara waktu mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman, karena khawatir terjadi longsor susulan.

"Tadi malam itu saya suruh untuk ngungsi dulu, karena kondisinya masih rawan," ujarnya.

Kades Dukuh, menjelaskan peristiwa tanah longsor di rumah Sujito sudah terjadi sebanyak tiga kali. Kejadian sebelumnya juga mengakibatkan tembok rumah jebol.

"Tebing ini memang cukup rawan, dulunya sangat curam, karena sudah terjadi tiga kali longsor, sekarang menjadi agak landai," jelasnya.

Mulyani mengimbau masyarakat Dukuh untuk meningkatkan kewaspadaan, sebab intensitas curah hujan dalam beberapa pekan terakhir cukup tinggi. Sedangkan perkampungan warga banyak yang berada di dekat tebing dan jurang.

Tonton juga 'Kondisi Menyedihkan Hunian Sementara Korban Longsor di Lebak':

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)