Sidoarjo Kini Punya Arena Wisata Edukasi Berkuda dan Panahan

Amir Baihaqi - detikNews
Sabtu, 24 Okt 2020 21:11 WIB
gubernur khofifah meresmikan wisata edukasi
Gubernur Khofifah meresmikan arena wisata edukasi berkuda dan panahan (Foto: Amir Baihaqi)
Sidoarjo -

Pemkab Sidoarjo meresmikan Arena Wisata Edukasi Berkuda dan Panahan di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono meresmikan langsung arena wisata tersebut.

"Kita bisa menyaksikan bagaimana area wisata edukasi untuk berkuda dan memanah. Saya tidak membayangkan bagaimana anak-anak dengan pakaian yang menurut saya ini standar bagi mereka yang terbiasa untuk olahraga berkuda. Dan kita bisa menyaksikan itu di Desa Kalidawir," kata Khofifah usai meresmikan, Sabtu (24/10/2020).

Khofifah menambahkan, arena wisata berkuda dan panahan ini merupakan inisiasi dari masyarakat desa setempat yang tergabung alam asosiasi pengusaha desa. Ia pun berharap arena tersebut bisa sukses serta dapat menginspirasi desa lainnya.

"Mudah-mudahan inisiasi dari teman-teman asosiasi pengusaha desa, namanya menurut saya sangat keren. Asosiasi pengusaha desa ini artinya bahwa mereka percaya diri di desa ini potensinya luar biasa yang bisa dieksplore, inovasi-inovasi dan kreatifitas bisa dibangun,".

"Mudah-mudahan ini bisa menuai sukses dan dikembangkan. Dan bahkan ini bisa menginspirasi desa-deaa yang lain," imbuh mantan menteri sosial itu.

Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono menuturkan, pada awal pembangunan arena wisata edukasi berkuda dan panahan, masyarakat setempat sempat tidak antusias. Namun seiring waktu, bisa diajak mewujudkan gagasan dan berhasil mengambil manfaat dari adanya arena wisata edukasi.

"Jadi masyarakat di sini mula-mula enggan diajak seperti itu. Tapi kata kepala desa akhirnya bisa dan berhasil diwujudkan seperti ini. Dan menjadi kekuatan baru di mana kesepahaman antara masyarakat, pengusaha desa dan BUMDes ini terwujud," tutur Hudiyono.

"Kalau pemerintah dalam hal ini kan men-support dan itu tidak tiba-tiba tapi kan juga butuh anggaran dan sebagainya. Dan dalam waktu dekat juga akan membuka akses jalan dulu. Jadi, ini wisata, dan kami persilahkan masyarakat desa mengembangkan jadi dikembangkan dengan kerjasama," tambah pria yang akrab disapa Cak Ud itu.

Saat ditanya soal target, Hudiyono mengaku tak mematok target apapun. Namun, ia hanya berharap arena wisata edukasi tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat.

"Ndak ada target. Tapi dengan upaya ini kita optimalkan sebagai penguatan untuk mendukung masyarakat. Apakah ini bermanfaat atau tidak," tandas Cak Ud

(iwd/iwd)