Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya Batal Digelar Besok, Jadinya 27 Oktober

Esti Widiyana - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 21:18 WIB
Omnibus Law Cipta Kerja
Foto: Omnibus Law Cipta Kerja (Tim Infografis Fuad Hasim)

"Dibatalkan cuman ini masih koordinasi sama teman-teman DPW. Rencana tanggal 23 perwakilan demo kecil-kecilan, menentukan konsep, tanggal 27 baru demo buruh Jatim," paparnya.

Nuruddin mengatakan, DPW sudah berkoordinasi dengan elemen serikat pekerja lain, terkait perubahan jadwal. "Rencana yang turun FSPMI, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), serta, Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI)," ujarnya.

Demo tolak Omnibus Law pada 27 Oktober nanti diperkirakan akan diikuti ribuan orang, yang berasal dari 15 elemen buruh se-Jatim. "Seluruh buruh ada elemen sendiri-sendiri. Yang jelas pada 27 Oktober, hampir seluruh serikat buruh Jatim akan turun ke jalan," jelasnya.

Untuk keikutsertaan mahasiswa hingga kini ia belum dapat memastikan. Sebab, pihaknya masih fokus pada keterlibatan buruh dalam demo tersebut.

"Belum ada koordinasi dengan mahasiswa, nggak tahu mereka ikut turun atau nggak. Kalau serikat buruh pasti, kalau elemen yang lain seperti mahasiswa belum ada yang komunikasi," kata dia.

Menurutnya, aksi penolakan Omnibus Law awalnya direncanakan digelar pada Rabu (28/10). "Awalnya tanggal 28 bertepatan dengan Sumpah Pemuda, cuman tanggal merah mulutan, kita ambil Selasanya. Kalau Sabtu atau Minggu besok, buruh pulang kampung, dan baru balik Senin pagi," pungkasnya.

Halaman

(sun/bdh)