Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya Batal Digelar Besok, Jadinya 27 Oktober

Esti Widiyana - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 21:18 WIB
Omnibus Law Cipta Kerja
Foto: Omnibus Law Cipta Kerja (Tim Infografis Fuad Hasim)
Surabaya -

Demo Gerakan Tolak Omnibus Law (Getol) Jatim batal digelar Jumat (23/10). Batalnya demo menolak UU Cipta Kerja itu berdasarkan keputusan semua massa buruh.

"Aksi Getol Jatim besok dibatalkan, sudah berdasarkan koordinasi antarburuh. Soal efektivitas saja sih, akhirnya aksi Hari Jumat kita geser," kata Wakil Ketua Pengurus Dewan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Jatim, Nuruddin Hidayat, Rabu (22/10/2020).

Nuruddin mengatakan, jika demo digelar besok maka tidak efektif karena terpotong salat Jumat. Masalah koordinasi juga dipertimbangkan.

"Pertama, tanggal 23 itu tidak efektif kepotong Jumatan. Kalau massa puluhan ribu kalau hari Jumatnya habis Jumatan ngumpulkan lagi susah koordinasinya. Lokasi Jumatan juga ya di mana masjid bisa menampung," jelasnya.

Dia menegaskan, batalnya demo Omnibus Law besok bukan karena adanya pelarangan aksi. Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan kepolisian.

"Nggak ada tekanan dari pihak lain. Kita sudah tegaskan ke aparat, jangan coba-coba melarang kita melajukan demonstrasi. Itu pun perjuangan secara konstitusional yang telah dilindungi UU Tahun 1998," ujarnya.

Pembatalan besok bukan berarti demo tidak akan digelar lagi. Demo akan dilakukan pekan depan di Surabaya oleh serikat buruh se-Jatim.

Selanjutnya
Halaman
1 2