Round-Up

Iseng Berbuah Viralnya Jargon 'Tarik Sis, Semongko'

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 19 Okt 2020 07:48 WIB
Jargon Tarik Sis Semongko Viral di Medsos, Ini Dia Pencentusnya
Pencetus Jargon 'Tarik Sis, Semongko berkaus merah (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Surabaya -

Akhir-akhir ini jargon 'Tarik Sis, Semongko' di kalangan anak muda kerap terdengar. Siapa sangka, jargon 'Tarik Sis, Semongko' ini muncul dari Banyuwangi saat pementasan musik dangdutan. Jargon ini kemudian diikuti lagu berjudul 'Bunga' yang dinyanyikan Anggun Pramudita, viral di TikTok.

Pencetus jargon adalah MC dangdut kondang di Banyuwangi, Ridho Woyo-woyo. 'Tarik Sis Semongko' ini berawal dari sebuah pentas dangdutan yang digelar kelompok pemuda Damlimo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, yang menggandeng AA Jaya Event Organizer, Januari 2020.

"Wah, itu video 10 bulan lalu, mas. Memang sekarang viral di media sosial," ujarnya kepada detikcom.

Ridho mengaku jargon 'Tarik Sis, Semongko' merupakan bahasa Jawa yang mempunyai arti ajakan berjoget. Sementara itu, semongko adalah kepanjangan 'Semangato Sampek Bongko'. Arti dalam bahasa Indonesianya 'Semangatlah Sampai Mati'. Semongko bisa diartikan buah semangka.

"Tarik merupakan aba-aba yang biasa digunakan untuk dimulainya musik gendang, sedangkan semongko adalah semangka dalam bahasa Jawa. Namun, dalam AA Jaya, semongko juga bisa berarti lain, yaitu semangato sampe bongko (Semangatlah Sampai Mati)," lanjut Ridho.

Ridho kembali bercerita jika jargon 'Tarik Sis, Semongko' muncul saat dirinya kembali membangun mood crew musik dan penyanyi usai tawuran penonton. Hingga aksi pentas beberapa penyanyi dangdut dihentikan. Setelah melakukan lobby ke petugas keamanan, akhirnya pentas dangdut itu boleh dilanjutkan. Namun sayang, usai berhenti beberapa menit, mood crew musik dan penyanyi turun.

Jargon itu pun tujuannya juga hanya untuk menghibur masyarakat yang jenuh dengan adanya pandemi COVID-19 ini.

"Ini sebenarnya untuk membuat mood acara agar kembali pulih. Ndak taunya malah viral. Kembali lagi kita hanya untuk menghibur. Tidak lebih. Tidak ada royalti, adanya hanya bangga saja. Saya bangga pasti ada yang penting bisa menghibur masyarakat pada saat pandemi COVID-19 ini," tambahnya.

Tonton video 'Emak-emak di Sulsel Party Berjoget di Hotel Saat Pandemi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2