Round-Up

Cerita Getir Aktivis Antimasker Banyuwangi Berujung Pakai Masker Sebelum Ditahan

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 17 Okt 2020 10:30 WIB
M. Yunus Wahyudi, aktivis antimasker Banyuwangi
Aktivis Antimasker dibawa polisi (Foto: Ardian Fanani/detikcom)

Aktivis antimasker M Yunus Wahyudi dijebloskan ke tahanan Mapolresta Banyuwangi. Penjemput jenazah pasien positif COVID-19 ini ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama 8 jam, Selasa (13/10). Yunus tersenyum dan sempat memberikan statement terkait penahanan dirinya, atas kasus pengambilan jenazah secara paksa di salah satu rumah sakit di Banyuwangi, beberapa waktu yang lalu.

"Yang bersangkutan itu bilang jika COVID-19 di Banyuwangi tidak ada. Kami juga sudah melakukan pemeriksaan dan meminta pendapatan para pasien positif COVID-19 yang sembuh di Banyuwangi. Termasuk ahli bahasa, dokter dan beberapa ahli lain. Beberapa barang bukti pendukung juga sudah kita pegang. Alasan ditahan, karena ancaman di atas 5 tahun makanya kita tahan," tambahnya.

Yunus dijerat dengan pasal 14 ayat 1 dan 2 UU No 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dan pasal 45 huruf a Jo pasal 28 UU No 19 tahun 2016 ITE dan pasal 93 UU No 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Sebelumnya muncul kabar jika M Yunus Wahyudi dijebloskan ke tahanan Mapolresta Banyuwangi karena melakukan penjemputan paksa jenazah pasien meninggal dunia karena COVID-19. Penetapan status tersangka pada Yunus ini merupakan hasil gelar perkara atas hasil pemeriksaan yang bersangkutan sebagai saksi.

Simak juga video 'Tips Punya Ventilasi dan Sirkulasi Udara yang Sehat':

[Gambas:Video 20detik]




(fat/fat)