Aktivis Antimasker Ditahan Karena Sebarkan Hoaks, Bukan Jemput Paksa Jenazah

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 14 Okt 2020 17:32 WIB
M. Yunus Wahyudi, aktivis antimasker Banyuwangi
Oknum LSM dan aktivis antimasker Banyuwangi ditahan (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

M. Yunus Wahyudi, oknum LSM yang juga aktivis antimasker dari Banyuwangi telah ditahan. Yunus menjadi tersangka kasus penyebaran hoaks di media sosial bahwa di Banyuwangi tidak ada COVID-19. Bukan karena penjemputan paksa jenazah positif COVID-19.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin mengatakan, penetapan tersangka dan penahanan dilakukan karena diduga M. Yunus Wahyudi telah membuat resah masyarakat terkait hoaks yang disebarnya di media sosial.

"Jadi kita luruskan ini. Kita melakukan penyidikan kasus dugaan hoaks atau menyebar isu yang tidak benar terkait COVID-19. Jadi bukan terkait dengan masalah penjemputan paksa jenazah pasien positif COVID-19," ujarnya kepada detikcom, Rabu (14/10/2020).

Yunus dijerat dengan pasal 14 ayat 1 dan 2 UU No 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dan pasal 45 huruf a Jo pasal 28 UU No 19 tahun 2016 ITE dan pasal 93 UU No 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Lihat juga video 'Viral Warga Hadang Mobil Jenazah Karena Petugas BerAPD':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2