KontraS Sebut 7 Tersangka Demo Omnibus Law di Surabaya di Bawah Umur

Amir Baihaqi - detikNews
Kamis, 15 Okt 2020 10:55 WIB
Aksi demo menolak UU Omnibus Law di Surabaya berlangsung anarkis. Berikut rangkuman peristiwa yang dirangkum dalam bingkai foto.
Foto: Tim detikcom
Surabaya -

14 Orang ditetapkan tersangka dalam demo menolak Omnibus Law di Surabaya. Penetapan itu dilakukan karena diduga merusak fasilitas umum (fasum) saat demo.

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyebut 7 di antara 14 tersangka diketahui anak di bawah umur. Adapun tiga tersangka telah mendapat pendampingan hukum dari KontraS.

Ketiga anak-anak yang mendapat pendampingan yakni AM (17) MIF (15) FES (15). Menurut Fatkhul, saat ini mereka ditempatkan di Panti Sosial di Balongsari.

"Anak-anak yang ditangkap yang saya tahu di panti rehabilitasi ada 7 orang, kami mendampingi 3 orang," beber kuasa hukum KontraS Fatkhul Koir kepada wartawan, Kamis (15/10/2020).

Fatkhul menyebut, saat penangkapan anak-anak tersebut tak luput juga dari tindakan kekerasan aparat. Sehingga di antaranya saat ini mengeluhkan sakit di beberapa bagian tubuh dan trauma psikis. Meski begitu, ia berharap ada kesepakatan agar proses hukum anak-anak tersebut tidak dilanjutkan.