Kecelakaan di Perlintasan KA Wilayah Daop 8 Surabaya Naik 4 Tahun Terakhir

Amir Baihaqi - detikNews
Rabu, 14 Okt 2020 12:00 WIB
pt kai daop 8 surabaya
Petugas menyosialisasikan tentang perlintasan sebidang (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya -

Angka kecelakaan di perlintasan kereta api (KA) dalam 4 tahun terakhir di wilayah Daop 8 terus meningkat. Peningkatan itu terjadi sejak tahun 2016 hingga tahun ini.

"4 tahun terakhir ini terus menunjukkan kenaikan. Kami sangat prihatin soal ini," ungkap Manager Humas Daop 8 Surabaya PT KAI Suprapto kepada detikcom, Selasa (14/10/2020).

"Kita lihat dari data sejak 2016 ada 30 kasus, 2017 ada 47 kasus, 2018 ada 51 kasus, di 2019 naik lagi menjadi 53 kasus. Sementara tahun ini, dari periode Januari sampai September telah terjadi 22 kasus," imbuhnya lagi.

Menurut Suprapto, di Daop 8 sendiri saat ini tercatat ada 563 titik perlintasan kereta api. Dari jumlah itu, hampir 368 tanpa palang pintu, dan sisanya dijaga oleh petugas PT KAI maupun Dishub setempat.

"Ada 563 titik perlintasan di Daop 8 ini terdiri 133 titik dijaga oleh petugas KAI, 32 dijaga oleh petugas Dishub, lalu 30 titik berupa flyover atau underpass. Dan 368 titik lainnya itu tanpa palang pintu atau tidak terjaga," jelas Suprapto.

Meski begitu, tambah Suprapto, angka kecelakaan yang terjadi tak hanya dari perlintasan tanpa palang pintu. Namun juga terjadi yang ada palang pintu.

Untuk itu, ia mengingatkan bahwa alat keselamatan yang utama adalah rambu lalu lintas. Dan hal itu sesuai dengan Undang-undang nomor Nomor 2 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan.

"Keberadaan palang pintu dan penjaga itu hanya alat bantu keamanan semata. Tapi rambu lalu lintas. Sesuai dengan UU no 2 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan," terangnya.

"Jadi sangat berbahaya kalau supervisi atau mindset masyarakat bahwa palang pintu adalah sebagai alat keamanan yang utama," tambah Suprapto.

Untuk menekan kenaikan kecelakaan lalu lintas ini, Daop 8 juga terus gencar menyosialisasikan keselamatan di perlintasan sebidang. Salah satunya yang dilakukan di perlintasan Jalan A Yani.

Selain menyosialisasikan keselamatan di perlintasan dengan berbagai macam poster dan banner, dalam kegiatan itu, Daop 8 juga membagikan bunga, masker dan hand sanitizer bagi pengguna jalan.

"Kegiatan ini diadakan dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang. Kami gelar dengan bekerjasama dengan Dishub Jatim dan Kota Surabaya," pungkas Suprapto.

(iwd/iwd)