Kepala Kemenag Jombang yang Gelar Hajatan Mewah Hanya Didenda Rp 300 Ribu

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 12 Okt 2020 19:22 WIB
Kabid Ketertiban Umum dan Sumber Daya Aparatur Satpol PP Jombang Haris Aminuddin
Satpol PP Kab Jombang (Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom)
Jombang -

Kepala Kantor Kemenag Jombang Taufiq Abdul Djalil akhirnya disanksi karena menggelar hajatan mewah melanggar protokol kesehatan. Taufiq diminta membayar denda Rp 300.000 kepada negara.

Sanksi tersebut baru diberikan Satpol PP Kabupaten Jombang kepada Taufiq hari ini, Senin (12/10/2020). Dalam surat bukti pelanggaran yang diterbitkan petugas penegak Perda tersebut, Taufiq dinyatakan bersalah melanggar Perbup Jombang No 57 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Kepala Kantor Kemenag Jombang itu disanksi sesuai pasal 10 ayat (2) huruf b Perbup tersebut. Taufiq diposisikan sebagai penyelenggara hajatan. Sehingga dia dihukum membayar denda kepada negara Rp 300.000.

"Kami memberikan sanksi administrasi berupa denda Rp 300.000 kepada penyelenggara, yaitu Kepala Kemenag," kata Kabid Ketertiban Umum dan Sumber Daya Aparatur Satpol PP Kabupaten Jombang Haris Aminuddin kepada wartawan, Senin (12/10/2020).

Sementara Manajemen Hotel Yusro di Jalan Soekarno-Hatta, Jombang juga diberi sanksi yang sama. Resepsi pernikahan putri Taufiq yang melanggar protokol kesehatan digelar di ballroom hotel tersebut.

"Penyedia tempat kami berikan sanksi selaku pengelola, dalam hal ini Hotel Yusro, berupa denda juga Rp 300.000," terang Haris.

Selanjutnya
Halaman
1 2