Hotel di Surabaya Banting Harga 50%, Tapi Okupansi Masih Mengecewakan

Esti Widiyana - detikNews
Jumat, 02 Okt 2020 16:39 WIB
Hotel regantris
Salah satu kamar hotel di Surabaya (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Sejak dibuka kembali pada Juli lalu dan masih di pandemi COVID-19, hotel-hotel sudah memberikan banyak diskon hingga 50% dari harga normal. Salah satunya hotel di Surabaya yang juga membanting harga.

Meski sudah memberi diskon hingga separuh harga, namun tingkat hunian masih belum memenuhi kamar yang tersedia.

Salah satunya adalah Regantris Hotel Surabaya. Hotel yang ada di Jalan dr. Soetomo ini membanting harga sampai lebih dari 50% pada pertengahan hingga akhir bulan.

"Banting harga sampai 50%. Menurunnya mulai pertengahan sampai akhir bulan, meski sudah diberi diskon 50%. Tidak hanya hunian yang berkurang, tapi event dan restoran juga," kata General Manager (GM) Regantris Hotel Surabaya Bayu Andi Bawono kepada detikcom, Jumat (2/10/3020).

Menurut Bayu, meskipun telah diberi diskon hingga lebih dari 50%, okupansi tetap tidak bisa kembali normal seperti sebelum pandemi. Sebab, hotel juga membatasi kuota, baik hunian, event, restoran, dan karyawan.

Bayu mengatakan sebelum pandemi, Regantris Hotel bisa mematok harga Rp 500-600 ribu per malam. Tetapi saat ini separuhnya, yakni Rp 250 ribu.

"Rata-rata dulu Rp 500-600 ribu waktu normal. Harga saat ini room only Rp 250 ribu. Sekarang sudah menerima 30-40 kamar masuk," jelas Bayu.

Hal serupa juga dialami Royal Singosari Cendana, Surabaya yang harus membanting harga 50% untuk menarik tamu untuk menginap di Hotel yang ada di Jalan Kombes Pol. M. Duryat ini.

"Kalau Cendana Rp 288 ribu sekarang, normalnya sebelum pandemi sama dengan Regantris sekitar Rp 500 ribu. Tapi di sana lebih eksklusif, lebih bagus juga dipangkas harganya 50%," kata Bayu yang juga GM Cluster Royal Singosari Cendana.