Rumah Guru TK di Jombang Digerebek, Polisi Sita 6 Kg Sabu dan 500 Ekstasi

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 14:13 WIB
rumah digerebek
Rumah di Jombang yang digerebek Polrestabes Surabaya (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang -

Rumah seorang guru TK di Jombang digerebek tim dari Satreskoba Polrestabes Surabaya. Dari penggerebekan itu, polisi disebut menyita 6 Kg sabu dan 500 butir ekstasi.

Rumah yang digerebek polisi terletak di Dusun Pengkol, Desa Ceweng, Kecamatan Diwek. Rumah ini nampak sepi. Garis polisi terpasang mengitari bagian depan hingga samping rumah.

Kepala Desa Ceweng Imam Subata mengatakan, rumah tersebut milik pasangan SA (45) dan NI (30). Pasangan ini mempunyai satu anak berusia sekitar 1 tahun. NI tercatat sebagai penduduk asli Dusun Pengkol. Sedangkan suaminya seorang pendatang.

"Istrinya itu guru TK. Kalau suaminya katanya bekerja di bidang permebelan. Saya kurang tahu pasti karena jarang ketemu, dia juga tertutup," kata Imam kepada wartawan, Kamis (1/10/2020).

Imam menjelaskan rumah pasangan SA dan NI digerebek tim dari Satreskoba Polrestabes Surabaya pada Rabu (30/9) dini hari. Dari penggerebekan tersebut, polisi mengamankan NI dan pembantu rumah tangga berinisial TA, warga Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Jombang. Sedangkan SA tidak ada di rumahnya saat penggerebekan terjadi.

"Ada narkoba yang disita. Yaitu sabu 6 Kg dan 500 butir ekstasi, juga 6 sepeda motor," terang Imam.

Imam mengaku tak menyangka rumah pasangan SA dan NI menjadi tempat penyimpanan sabu sebanyak itu. Dia menduga SA yang terkait jaringan bandar narkotika.

"Kalau istrinya kan guru TK, kemungkinan yang bandar adalah suaminya. Informasinya peredarannya di Surabaya," ungkapnya.

Kapolsek Kapolsek Diwek AKP Achamd Choiruddin membenarkan adanya penggerebekan bandar narkoba oleh tim dari Satreskoba Polrestabes Surabaya. Menurut Choruddin, hanya dua orang yang diamankan dari rumah tersebut. Yakni NI dan asisten rumah tangganya.

"Itu pengembangan dari Polrestabes. Kami hanya diminta memasang police line saja setelah mereka menyelesaikan penggeledahan sekitar jam 9 kemarin. Yang disita sabu dan ekstasi, jumlahnya kami kurang tahu," tandasnya.

(iwd/iwd)