Dianggap Abaikan Satgas Investasi Soal Bos MeMiles Bebas, Ini Kata PN Surabaya

Amir Baihaqi - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 11:02 WIB
Pengadilan Negeri Surabaya
Pengadilan Negeri Surabaya (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya -

Putusan Pengadilan Negeri Surabaya yang memvonis bebas Dirut PT Kam and Kam, Kamal Tarachand Mirchandani alias Sanjay dinilai karena tidak mendengarkan keterangan saksi. Salah satunya yakni dari Tim Satgas Waspada Investasi (SWI).

Humas PN Surabaya Safri Abdullah mengatakan putusan majelis hakim terhadap terdakwa dalam kasus MeMiles sudah tepat. Sebab di situ putusan itu sudah mempertimbangkan fakta-fakta hukum yang ada.

"Ya kan ada fakta-fakta hukum dan fakta ini dipertimbangkan unsur-unsur. Gitu biasanya putusan," terang Safri kepada detikcom, Kamis (1/10/2020).

Safri sendiri tidak bisa mengomentari apakah putusan itu adil atau tidak. Sebab, selain selaku humas, ia juga merupakan salah satu hakim di PN Surabaya sehingga tidak etis jika ia mengomentari putusan hakim lainnya.

"Saya tidak bisa komentar terlalu banyak apakah itu putusan adil atau tidak. Karena saya sebagai humas dan sesama hakim hanya menyampaikan," ujarnya.

Meski begitu, jika memang ada yang tidak puas dengan putusan itu, hal itu bisa dibatalkan atau dilanjutkan ke tingkat kasasi. Dan langkah upaya hukum itu saat ini ada di tangan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Selanjutnya
Halaman
1 2