Jebol Disapu Angin Kencang, Atap Rumah Warga Bojonegoro Diganti Terpal

Ainur Rofiq - detikNews
Minggu, 27 Sep 2020 11:35 WIB
angin kencang di bojonegoro
Pohon yang roboh sempat memacetkan jalan (Foto: Ainur Rofiq)
Bojonegoro -

Hujan disertai angin kencang yang terjadi di Bojonegoro kemarin masih menyisakan pekerjaan bagi warga terdampak. BPBD Bojonegoro pun turut membantu warga yang terdampak.

Rumah dan tempat usaha beberapa warga turut porak poranda diterjang kencangnya angin. Hujan disertai angin kencang kemarin menerjang Desa Kabunan, Desa Balenrejo, dan Desa Margomulyo, Kecamatan Balen.

BPBD Bojonegoro turut menbantu evakuasi dan melakukan pendataan. Ada belasan rumah warga rusak. Di antaranya, teras rumah Kasminar (59) mengalami rusak ringan. Selain itu atap rumah kategori ringan dengan perkiraan setiap rumah 50-200 genting dan ada beberapa rumah dinding bagian belakang roboh.

Yakni milik Karmidi (65), Kusnadi (50)Suroto (45), Mbah Painah (65) Mbah kemis (73) Jupri (62) Karji (80), Parman (70), Munawir (38), SPBU Balen, dan sejumlah pertokoan.

"Ada belasan rumah warga yang atap genting maupun kanopi yang rusak. Kita sudah turun lapangan untuk mendata dan evakuasi pohon yang tumbang pula di jalanan," ujar Kepala BPBD Bojonegoro Nadif Ulfa kepada detikcom, Minggu (27/9/2020).

Disampaikan Nadif, hujan deras dengan intensitas tinggi dimulai sekira pukul 16.45 WIB disertai angin kencang yang mengakibatkan beberapa pohon tumbang di jalan provinsi Bojonegoro-Surabaya, tepatnya dari Desa Kabunan sampai Desa Margomulyo Kecamatan Balen.

Dalam upaya penanganan, BPBD juga telah menerjunkan personel yang mendatangi lokasi guna melakukan pemotongan pohon serta mendatangi lokasi guna melakukan kaji cepat.

"Untuk total kerugian kurang lebih 10 juta, itu termasuk atap rumah yang tertimpa pohon. Hanya rusak ringan saja berdasarkan hasil assesment teman teman tadi malam," imbuh Nadif.

Nadif mengatakan rumah warga yang rusak karena gentingnya jatuh akan dibantu terpal agar jika hujan datang bisa digunakan untuk menutup sementara. Rata rata kerugian kerusakan tiap rumah hanya kisaran 1 hingga 2 juta rupiah sehingga termasuk kategori rusak ringan.

"Karena kerusakan kategori ringan, sesuai aturan maka tidak ada bantuan uang tunai, namun akan dibantu terpal," kata Nadif.

Selain merusak bangunan rumah, angin kencang juga menyapu belasan pohon di pinggir jalan raya yang mengakibatkan macet jalan raya.

Pagi ini potongan pohon yang roboh masih banyak yang tergeletak d pinggir jalan raya. Rumah rumah warga juga sudah mulai di bersihkan dari puing reruntuhan genting maupun kanopi.

Tonton juga 'Ngeri! Detik-detik SPBU Ambarawa Porak-poranda Diterjang Angin Kencang':

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)