3 Paslon Penuhi Syarat, Kisruh Pilbup Mojokerto 2010 dan 2015 Tak Terulang

Enggran Eko Budianto - detikNews
Selasa, 22 Sep 2020 19:03 WIB
pilbup mojokerto
Polisi siap mengamankan Pilbup Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto -

Tahap pencalonan pada Pilbup Mojokerto 2010 dan 2015 diwarnai kerusuhan dan kekisruhan karena terdapat bakal pasangan calon (Bapaslon) bupati-wabup yang dicoret KPU. Kekisruhan dan kerusuhan tersebut nampaknya tidak akan terulang pada Pilbup 2020.

Sepekan yang lalu, Senin (14/9), KPU Kabupaten Mojokerto memang mengumumkan adanya kekurangan syarat calon tiga bapaslon yang mendaftar. Sebagian syarat calon yang diserahkan bapaslon dianggap tidak sah karena terdapat perbedaan nama, kesalahan penulisan dan dokumen yang belum dibubuhi tanda tangan.

Misalnya terkait dokumen ijazah, NPWP, LHKPN, dokumen riwayat hidup dan visi misi bapaslon. Sehingga tiga bapaslon yang mendaftar pada 4-6 September dinyatakan belum memenuhi syarat. Syarat-syarat calon yang belum sah pun dikembalikan kepada mereka.

Namun, KPU memberi kesempatan para bapaslon untuk memperbaiki syarat-syarat calon yang tidak sah. Yakni pada 14-16 September. Para bapaslon menuntaskan perbaikan ke KPU Kabupaten Mojokerto sesuai waktu yang ditentukan.

Selanjutnya, KPU meneliti keabsahan dokumen perbaikan syarat calon yang diserahkan ketiga bapaslon 16-22 September.

"(Penelitian dokumen perbaikan) Sudah selesai kami tutup, kami tuangkan dalam BAP perbaikan. Besok kami sampaikan ke bapaslon sebelum penetapan," kata Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto Divisi Teknis Penyelenggaraan Akhmad Arief kepada wartawan di kantornya, Jalan RAAK Adinegoro, Selasa (22/9/2020).

Akhmad menjelaskan KPU Kabupaten Mojokerto selanjutnya akan menetapkan para bapaslon menjadi pasangan calon (paslon) bupati-wabup peserta Pilbup 2020 besok, Rabu (23/9). Menurut dia, bapaslon ditetapkan menjadi paslon jika syarat pencalonan dan syarat calon lengkap dan sah, serta lolos pemeriksaan kesehatan.

"Penetapan paslon kami hanya rapat pleno internal KPU, tidak mengundang bapaslon. Setelan kami plenokan, kami umumkan melalui laman KPU, papan pengumuman, via surat juga via zoom," terang Arief.

Ia memastikan, tiga bapaslon yang mendaftar ke KPU Kabupaten Mojokerto lolos menjadi paslon bupati-wabup kontestan Pilbup 2020. "(Apakah tetap tiga paslon yang akan ditetapkan besok?) Iya wong calonnya tiga," tegasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2