Warga Malang Bandel, Paling Banyak Langgar Operasi Yustisi di Jatim

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 22 Sep 2020 14:53 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko
Humas Polda Jatim (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya -

Warga Kabupaten Malang, tercatat paling banyak melanggar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan COVID-19. Pelanggaran tersebut di antaranya tidak menggunakan masker hingga berkerumun.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko tidak merinci berapa jumlah pelanggaran protokol kesehatan di Kabupaten Malang. Dia menyebut di sana dilakukan banyak kegiatan operasi. Mulai tanggal 14 hingga 21 September. Hasilnya, jumlah pelanggar juga menjadi yang terbanyak se-Jatim.

"Paling banyak itu, tidak begitu rinci ya. Tadi itu secara global di jajaran, namun demikian yang paling banyak kita lakukan khususnya di daerah Malang. Paling banyak kegiatan dan hasilnya, yaitu di kabupaten Malang," kata Truno di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (22/9/2020).

Kendati demikian, Truno menyebut pihaknya juga berfokus melakukan kegiatan operasi di beberapa titik di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Hal ini merujuk dari jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah tersebut.

"Namun, beberapa yang menjadi prioritas itu daerah Surabaya, Gresik, Sidoarjo karena hampir di atas 30% dari jumlah yg ada di Jawa Timur. Ini menyumbangkan yang terkonfirmasi positif. Sehingga ini lebih prioritas untuk beberapa kita lakukan secara mobile dan stationer. Stationer ada 3 titik ya, daerah Waru, Suramadu dan daerah kota Surabaya juga untuk kita lakukan pengecekan protokol kesehatan. Ini sifatnya preventif justice," paparnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2