Pagelaran Wayang Kulit di Mojokerto Pecahkan Rekor MURI

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2020 21:35 WIB
Pagelaran wayang kulit di Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Pertunjukan selama 7 malam berturut-turut itu dinobatkan sebagai pagelaran wayang kulit secara daring terlama di dunia.
Pagelaran wayang kulit di Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto memecahkan rekor MURI/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

Pagelaran wayang kulit di Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Pertunjukan selama 7 malam berturut-turut itu dinobatkan sebagai pagelaran wayang kulit secara daring terlama di dunia.

Rekor baru itu diserahkan Senior Manajer MURI Sri Widayati kepada Mas Sulthon, pengusaha warga Desa Ketapanrame. Penyerahan rekor dunia ini dihadiri Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin.

"Kami umumkan dan kami sahkan kegiatan ini sebagai pagelaran wayang kulit secara daring terlama. Kegiatan ini resmi tercatat di MURI sebagai rekor dunia karena wayang budaya tradisional kita yang sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia," kata Widayati kepada wartawan di lokasi, Sabtu (19/20/2020).

Sulthon memecahkan rekor dunia baru tersebut pada 19-25 Agustus. Selama 7 malam berturut-turut, dia menggelar pagelaran wayang kulit di rumahnya untuk memperingati HUT RI ke-75 sekaligus tahun baru Islam. Pertunjukan wayang kulit setiap malamnya digelar secara daring pukul 21.00-03.00 WIB.

"Kami mengapresiasi pagelaran wayang kulit yang dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19. Pentas seni budaya rentan kalau digelar secara fisik, tapi Gus Sulthon peduli melestarikan kebudayaan menggelar pagelaran wayang kulit secara daring 7 malam berturut-turut," terangnya.

Sulthon menjelaskan, pagelaran wayang secara daring untuk mencegah penyebaran COVID-19. Selama pertunjukan, tidak ada penonton yang diizinkan masuk ke halaman rumahnya. Karena pagelaran wayang kulit selama 7 malam berturut-turut itu dia siarkan langsung melalui YouTube.

Selanjutnya
Halaman
1 2