KPU Jatim Waspadai 4 Tahap Pilkada yang Berpotensi Jadi Klaster COVID-19

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2020 16:32 WIB
KPU Jawa Timur mewaspadai 4 tahapan Pilkada 2020 yang berpotensi menjadi klaster COVID-19. KPU ancang-ancang membuat aturan protokol kesehatan dalam tahapan kampanye paslon.
KPU Jatim saat kunjungan kerja di Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

KPU Jawa Timur mewaspadai 4 tahapan Pilkada 2020 yang berpotensi menjadi klaster COVID-19. KPU ancang-ancang membuat aturan protokol kesehatan dalam tahapan kampanye paslon.

"Kita hari ini menghadapi bencana non-alam Nasional COVID-19. Tidak hanya di Banyuwangi tapi terjadi secara nasional," kata Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jatim, Muhammad Arbayanto saat kunjungan kerja ke Banyuwangi, Sabtu (19/9/2020).

Menurut Arbayanto, kondisi ini tentu sangat berpengaruh terhadap sistem penyelenggaraan Pemilu. Mengingat, banyak sekali tahapan-tahapan Pemilu yang sifatnya melibatkan publik, sehingga rentan terhadap penyebaran COVID-19.

"Tugas kami bukan hanya sekadar menyelenggarakan Pilkada secara jujur, adil dan berjalan kondusif. Namun juga memastikan Pilkada ini aman dari COVID-19," ungkapnya.

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan KPU, setidaknya ada 4 tahapan pilkada yang berpotensi menjadi klaster COVID-19. Kegiatan tahapan yang bersifat tatap muka secara langsung antara penyelenggara dengan pemilih, pendukung paslon dan pihak terkait lainnya.

"Contohnya coklit. KPU tidak bisa menghindarkan pertemuan tatap langsung dalam rangka coklit," ujar Arbayanto.

Selain itu ada kegiatan dalam tahapan yang bersifat penyampaian berkas dan atau perlengkapan secara fisik. Seperti saat masa pendaftaran pasangan calon yang harus menyertakan berbagai berkas persyaratan. Selanjutnya, tahapan pilkada yang dilaksanakan di dalam ruangan.

"Seperti rapat pleno terbuka, rakor, bimtek, sosialisasi. Ini tidak mungkin menghindari pertemuan langsung," imbuhnya.

Tahapan selanjutnya yang berpotensi menjadi klaster penyebaran COVID-19 ialah kegiatan dalam tahapan yang bersifat mengumpulkan orang dalam jumlah tertentu.

Selanjutnya
Halaman
1 2