Sugeng Pelaku Mutilasi di Kota Malang Divonis Hukuman Mati, Ini Kata Pengacara

Muhammad Aminudin - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 15:24 WIB
Sugeng Santoso, pelaku mutilasi di Pasar Besar Kota Malang divonis hukuman mati oleh Mahkamah Agung (MA). Lalu apa upaya tim kuasa hukum?
Sugeng Santoso (rompi oranye)/Foto: Muhammad Aminudin
Malang -

Sugeng Santoso, pelaku mutilasi di Pasar Besar Kota Malang divonis hukuman mati oleh Mahkamah Agung (MA). Lalu apa upaya tim kuasa hukum?

Tim kuasa hukum mengaku belum menerima salinan putusan MA untuk Sugeng (50). Rencananya, setelah menerima petikan putusan kasasi itu, kuasa hukum akan menyampaikan langsung kepada Sugeng. Berikut dengan upaya hukum yang bakal ditempuh.

"Sampai dengan saat ini, saya masih belum mendapatkan salinan putusan, sehingga mohon maaf saya belum bisa berkomentar apa alasan Mahkamah Agung memperberat hukuman Sugeng menjadi pidana mati," ujar Ketua Tim Penasihat Hukum Sugeng, Iwan Kuswardi saat dikonfirmasi, Rabu (16/9/2020).

Iwan mengaku, bunyi petikan putusan Mahkamah Agung, menolak kasasi yang diajukan Sugeng maupun penuntut umum dan memperberat hukuman Sugeng dari pidana penjara 20 tahun menjadi pidana mati.

"Sekilas yang kami ketahui, kasasi Sugeng dan penuntut umum ditolak oleh MA. Dan memperberat hukuman Sugeng dari pidana penjara 20 tahun menjadi pidana mati," beber Iwan.

Tim penasihat hukum berencana akan mengajukan upaya hukum atas putusan itu. Akan tetapi, apakah langkah tersebut akan dijalankan atau tidak, itu bergantung pada Sugeng sendiri.

"Rencana upaya hukum akan bergantung pada Sugeng Santoso sendiri. Kalau Sugeng mau menerima putusan tersebut, tim penasehat hukum tidak bisa apa-apa," terang Ketua Peradi Malang Raya ini.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3