Sebelum Pasang WiFi Gratis, Pemkab Malang Pastikan Ketersediaan Sinyal

Muhammad Aminudin - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 11:57 WIB
Pemkab Malang mengalokasikan anggaran Rp 15 miliar untuk program WiFi gratis bagi pelajar. Alokasi anggaran telah diajukan dan menunggu persetujuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Kadiskominfo Kabupaten Malang Aniswaty Aziz/Foto: Muhammad Aminudin
Malang -

Pemkab Malang mengalokasikan anggaran Rp 15 miliar untuk program WiFi gratis bagi pelajar. Alokasi anggaran telah diajukan dan menunggu persetujuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Namun sebelum anggaran bergulir, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Malang lebih dulu memastikan ketersediaan sinyal. "Kami sudah bikin blank spot dan ada 50 desa yang masih tidak ada sinyal dan semua itu berada di Malang Selatan saja. Seperti desa di Kecamatan Ampelgading atau pun Bantur," ujar Kadiskominfo Kabupaten Malang Aniswaty Aziz kepada wartawan, Selasa (15/9/2020).

Kesulitan jaringan di wilayah Malang Selatan disebut-sebut karena letak geografis yang berupa perbukitan dan lembah. Sehingga berpengaruh pada ketersediaan sinyal.

"Geografisnya berbentuk cekungan, makanya sinyal itu susah didapat," tutur Aniswaty.

Untuk mengurai persoalan itu, Pemerintah Kabupaten Malang harus menambah base transceiver station (BTS) di sekitar 50 desa tersebut. Untuk menambah BTS, Diskominfo mengaku sudah bekerja sama dengan salah satu provider yaitu Telkomsel.

Tonton juga video 'Curhat Guru ke Jokowi: Ingin Belajar Tatap Muka, Kasihan Murid':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2