Round-Up

Tragedi Maut di Tuban, MPV Vs Truk Bikin Enam Orang tewas

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 08 Sep 2020 08:48 WIB
kecelakaan di tuban
Kondisi Kijang setelah mengalami kecelakaan (Foto: Istimewa)
Tuban -

Kecelakaan maut terjadi di Tuban. Enam orang tewas setelah Toyota Kijang menabrak sebuah truk. Semua korban tewas adalah penumpang Kijang. Hanya satu yang selamat.

Tragedi itu terjadi di Jalan Tuban-Bancar KM 12-13 Dusun Bogang, Desa Beji, Jenu. Mobil Kijang sendiri tak berbentuk usai kecelakaan.

"Iya ada 6 orang meninggal, termasuk sopir. Yang selamat penumpang di samping sopir," ujar Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Argo Budi Sarwono kepada detikcom saat dihubungi, Senin (7/8/2020).

Argo mengatakan kecelakaan maut ini melibatkan Kijang bernopol K 8825 BE yang disopiri Ismail (43), warga Dusun Krajan, Desa Dingil, Kecamatan Jatirogo, Tuban dengan Truk Colt Diesel Nopol S 8252 HJ yang dikemudikan Muslik (62), warga Desa/Kecamatan Palang, Tuban.

kecelakaan kijang dan truk di KM 17 Dusun Beji Kec Jenu, TubanFoto: Istimewa

"Kalau kita lihat di lokasi kejadian dan berdasarkan beberapa saksi, diduga kuat kecelakaan terjadi karena faktor kelalaian sopir Kijang." kata Argo.

Argo menjelaskan kronologi berawal saat mobil kijang yang berjalan dari arah barat berusaha menyalip truk di depannya. Usai menyalip, Kijang yang berusaha kembali ke jalurnya ternyata oleng ke kanan. Dan saat bersamaan dari arah timur melaju truk colt diesel bermuatan ikan.

"Kijang melaju dari arah barat ke timur, berusaha mendahului truk melalui sisi kiri. kemudian setelah berhasil mendahului truk di depannya, Kijang berjalan oleng ke kanan kemudian masuk lajur kanan. Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan melaju truk sehingga terjadi laka lantas yang tidak terhindarkan," jelas Argo.

Argo menambahkan lima dari enam korban tewas merupakan satu keluarga. Mereka juga tinggal satu desa di Desa Dingil Kecamatan Jatirogo, Tuban.

kecelakaan di tubanFoto: Istimewa

Mereka sedianya akan menjenguk kerabatnya yang sedang dirawat di RSUD dr Koesma Tuban. Satu keluarga itu terdiri dari menantu dan mertua serta sopir yang merupakan tetangga.

"Mereka yang meninggal satu desa, namun sopir bukan keluarga tapi tetangganya. Mereka rencananya akan menjenguk keluarganya yang sakit di RSUD," kata Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Argo Budi Sarwono kepada detikcom saat dihubungi, Senin (7/8/2020).

Argo menjelaskan penumpang tewas rencananya menjenguk anaknya yang sakit di RSUD dr Koesma Tuban. Mereka berangkat dari Desa Dingil melalui jalur pantura Desa Bancar, menuju Kota Tuban. Namun mengalami kecelakaan nahas.

"Rencananya keluarga ini akan menjenguk anaknya yang sakit di rumah sakit. Yang meninggal itu mertua dan kakek nenek penumpang yang selamat," tandas Argo.

(iwd/iwd)