Kemenparekraf Ajak Warga dan Pelaku Wisata Bersih-bersih Bromo

M Rofiq - detikNews
Minggu, 06 Sep 2020 19:22 WIB
bromo
Lautan pasir Bromo (Foto: M Rofiq)
Probolinggo -

Kemenparekraf mengajak warga dan pelaku wisata di Bromo bersih-bersih sampah. Kegiatan ini masih terkait dengan protokol kesehatan yang harus diketatkan selama pandemi.

"Kementrian Pariwisata sengajadan mengajak warga dan para pelaku wisata melakukan bersih-bersih sampah di lautan pasir dan lereng bebukitan Bromo. Jika alam bersih dan sehat maka tidak ada penyebaran COVID- 19. Maka pengunjung baik lokal maupun asing pasti berdatangan karena tidak takut," ujar Kurleni Ukar, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf, Minggu (6/9/2020).

Kurleni protokol kesehatan yang dijalankan Bromo sudah bagus. Untuk penambahan kuota kunjungan akan dievaluasi dengan matang. Karena kebanyakan wisatawan banyak membawa bayi dan balita. Karena untuk diberi masker masih belum bisa, ini yang akan dibahas dengan ahlinya, apakah diizinkan membawa bayi atau balita berkunjung ke Bromo.

"Kita evaluasi penambahan kuota kunjungan dengan matang," jelas Kurleni.

Hampir setiap hari kunjungan wisatawan di Bromo mendekati kuota. Dan di hari libur atau weekend, kuota selalu penuh dan banyak pengunjung ditolak saat membeli tiket secara online.

Menurut Kepala Resort Lautan Pasir Gunung Bromo Subur Hari Handoyo, kesadaran warga dan pengunjung sudah bagus. Tidak ditemukan pelanggaran. Semuanya memakai masker dan mematuhi peraturan protokol kesehatan yang diberlakukan pihak TNBTS.

"Sejak dibuka sampai sekarang, terus dilakukan pemantauan dan operasi di sekitar lautan pasir Gunung Bromo, tidak ada satupun wisatawan dan warga melanggar protap protokol kesehatan yang diberlakukan oleh pihak pengelola, semuanya peduli kesehatan dan memakai masker saat berada di tempat wisata di sekitar Gunung Bromo" ujar Subur.

(iwd/iwd)