Calon Wali Kota Surabaya dari PDIP Kembali Batal Diumumkan, Ada Apa?

Faiq Azmi - detikNews
Jumat, 28 Agu 2020 11:50 WIB
Puan Maharani
Puan Maharani (Foto: Tangkapan layar)
Surabaya -

DPP PDIP kembali menunda pengumuman Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Surabaya untuk Pilkada Serentak 2020. DPD Jawa Timur menyebut belum ada kabar dari DPP soal rekomendasi di Surabaya.

"Hari ini batal pengumuman di Jawa Timur di lima daerah termasuk Surabaya," kata Kepala BP Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (28/8/2020).

Deni menjelaskan, hingga Jumat (28/8) pagi, pihaknya belum dikabari oleh DPP soal turunnya rekom di lima daerah di Jawa Timur termasuk salah satunya Surabaya.

"Biasanya kalau ada rekom turun, malamnya kita dihubungi. Tapi sudah diberitahu batal hari ini pengumumannya hari ini dan akan dijadwalkan lagi," jelasnya.

Masyarakat Surabaya sempat dibuat penasaran. Tepat di penghujung pengumuman rekom PDIP yang dibacakan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan, Puan Maharani. Tiba-tiba Puan memanggil DPD Jawa Timur.

"Kemudian selanjutnya masuk ke DPD Jawa Timur. Provinsi Jawa Timur? Ada? DPD (PDIP) Jawa Timur. DPD Jawa Timur ada? Jawa Timur ada? Bermasalah (jaringannya). Ada yang standby hadir atau tidak sama sekali? Ada? Ndak masuk DPD Jawa Timur? DPC Surabaya ada? Nggak ada?" kata Puan melalui Live YouTube PDIP, Jumat (28/8/2020).

Karena tidak merespons, Puan kemudian memamerkan surat rekomendasi yang ia sebut untuk calon kepala daerah di Kota Surabaya.

"Baik hadirin demikian akhir-akhir ini salah satu hal yang kemudian banyak diperbincangkan di kalangan politik dan media adalah terkait Kota Surabaya. Bahwa saya bisa sampaikan, ini karena Jawa Timur tidak masuk DPD dan DPC. Bahwa sudah ada nama-nama yang akan nanti diumumkan terkait calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kota Surabaya," jelasnya.

"Ini sudah ada suratnya. Namun karena belum tersambung, nanti akan diumumkan pada waktu yang akan ditentukan kembali. Jadi terkait dengan Kota Surabaya, DPP PDIP tentu saja sudah mempunyai nama yang akan dimajukan sebagai calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah. Sebagai informasi bahwa PDI Perjuangan siap untuk maju di Kota Surabaya," lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Deni menilai apa yang disampaikan Puan semakin membuat publik penasaran dan menunggu, siapa yang akan direkom PDI Perjuangan di Surabaya.

"Menambah rasa penasaran tadi apa yang disampaikan Mbak Puan. Surabaya memang menjadi wilayah yang ditunggu-tunggu siapa yang akan direkomendasi," terangnya.

Hingga kini, rekomendasi cawali-cawawali untuk Kota Surabaya masih misteri. Ada 2 nama yang disinyalir kuat akan menerima rekomendasi yakni Whisnu Sakti Buana-Gus Hans dan Eri Cahyadi-Fuad Bernadi.

PDIP sendiri memiliki 15 kursi di DPRD Surabaya. Dengan jumlah tersebut, mereka bisa mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi.

(fat/fat)