Siapa Jagoan PDIP di Pilwali Surabaya: Eri-Armuji atau WS-Gus Hans?

Faiq Azmi - detikNews
Rabu, 26 Agu 2020 10:04 WIB
Balai Kota Surabaya
Balai Kota Surabaya/Foto: Amir Baihaqi
Surabaya -

PDIP dikabarkan baru akan mengeluarkan nama-nama jagoannya untuk Pilwali Surabaya 2020 pada 28 Agustus. Lalu, siapa nama-nama yang bakal mendapat rekom?

Disinyalir, ada 3 pasangan yang berpotensi menerima rekomendasi. Yakni, pasangan Whisnu Sakti Buana-Eri Cahyadi, Eri Cahyadi-Armuji hingga terbaru Whisnu Sakti Buana-Zahrul Asad Asumta (Gus Hans).

Kepala BP Pemilu PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono memastikan rekomendasi untuk Cawali dan Cawawali di Surabaya akan turun sebelum akhir bulan.

"InsyaAllah sebelum akhir Agustus ini sudah diturunkan. Sekitar tanggal 28 Agustus. Tidak akan melewati bulan Agustus, jadi maksimal akhir bulan ini," kata Deni saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (26/8/2020).

Deni menjelaskan rekomendasi di Pilwali Surabaya 2020 tidak diundur-undur. Karena masuk gelombang IV, Deni menyebut DPP PDI Perjuangan akan mengumumkan rekomendasi bersama daerah lain yang belum diumumkan. Ia juga menepis tudingan PDI Perjuangan menunggu lawan di Pilwali Surabaya.

"Kalau PDI Perjuangan bukan menunggu lawan. Kami sejauh ini melakukan konsolidasi internal dan survei. Ada dinamika internal juga untuk siapa yang akan diusung. Karena nama yang digodok DPP PDI Perjuangan diharapkan bisa diterima masyarakat Surabaya," jelasnya.

"Jadi ini bukan dimundurkan sebenarnya. Pengumuman tahap IV rekom PDI Perjuangan menjadi pengumuman rekom terakhir. PDI Perjuangan menggodok seluruh rekom di Indonesia, tidak hanya di Jatim dan Surabaya. Karena ada beberapa daerah yang belum selesai. Ada yang butuh koalisi di daerah dan itu belum tuntas. Lebih ke sana bukan karena diundur," tandasnya.

Deni memastikan sampai detik ini, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur belum menerima informasi apa pun dari DPP PDI Perjuangan untuk nama-nama calon di Pilwali Surabaya.

"Sampai detik ini saya wawancara, saya belum menerima keputusan apa pun soal nama-nama yang akan diusung. Saya kira itu sah-sah saja banyak nama yang beredar di masyarakat, toh selama ini para calon yang daftar di PDI Perjuangan sudah turun ke masyarakat sejak jauh-jauh hari. Jadi meski rekomnya turun akhir Agustus, mereka yang direkom saya yakin sudah dikenal masyarakat," pungkasnya.

(bdh/bdh)