Keluarga Sebut Sebelum Meninggal Eks Walkot Mojokerto Mengeluh Batuk dan Sesak

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 27 Agu 2020 15:52 WIB
Rumah Eks Wali Kota Mojokerto Masud Yunus
Rumah eks Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus (Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom)
Mojokerto -

Eks Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus meninggal saat menjalani hukuman di Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo. Pihak keluarga menyebut, Mas'ud Yunus meninggal dengan keluhan batuk dan sesak nafas sehingga menjadi suspect COVID-19.

"Karena beliau ada suspect COVID-19, maka pemakamannya secara protokol COVID-19," kata Keponakan Mas'ud Yunus, Istibsyaroh kepada wartawan di rumah duka, Kedungmulang Gang II, RT 16 RW 4, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Kamis (27/8/2020).

Ia menjelaskan, Mas'ud menderita batuk dan sesak nafas pada Rabu (26/8) malam. Sehingga Wali Kota Mojokerto periode 2013-2018 itu dirawat di klinik Lapas Porong.

"Kemarin batuk, tadi malam sesak, tadi siang jam 12.30 WIB sudah tidak ada. Meninggalnya di klinik Lapas Porong, belum sampai dibawa ke rumah sakit," terang Istibsyaroh.

Hal senada dikatakan adik kandung Mas'ud, Shobiroh (66). Mas'ud menderita batuk dan sesak nafas sejak sehari sebelum meninggal dunia. Kakak kandungnya itu dirawat di klinik Lapas Porong dini hari tadi sekitar pukul 03.00 WIB dan dinyatakan positif COVID-19.

"Selama ini tidak punya riwayat sesak nafas. Karena sesak itu beliau dibawa ke klinik lapas. Meninggal belum sampai dibawa ke rumah sakit," jelasnya.

Tonton video 'Gejala yang Kerap Dikeluhkan Pasien Corona Pasca Sembuh':

[Gambas:Video 20detik]