Respons Beragam Partai Pengusung Machfud Arifin Soal Mujiaman

Faiq Azmi - detikNews
Rabu, 26 Agu 2020 09:12 WIB
Dirut PDAM Surya Sembada Surabaya, Mujiaman Sukirno
Mujiaman. Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya -

Mantan Dirut PDAM Surya Sembada Surabaya Mujiaman Sukirno menjadi pendamping Machfud Arifin di Pilwali Surabaya 2020. Terpilihnya Mujiaman mendapat respons beragam dari partai pengusung Machfud Arifin.

Delapan partai yang menyatakan mengusung Machfud Arifin di Pilwali Surabaya 2020 adalah Golkar, PKB, PKS, Gerindra, Demokrat, NasDem, PAN, PPP.

Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni mengatakan pihaknya tetap berkomitmen untuk mengamankan rekomendasi DPP Partai Golkar kepada Machfud Arifin. Golkar, disebut Toni bersama 7 parpol pengusung lainnya solid memenangkan Machfud dan Mujiaman di Pilwali Surabaya 2020.

"Kami bisa memahami kegelisahan kader Partai Golkar se-Kota Surabaya yang merasa sedih karena Pak Machfud memilih wakil bukan dari rekomendasi Partai Golkar. Namun kami harus berbesar hati karena Pak Mujiaman adalah seorang profesional yang kami anggap memiliki kemampuan bersama Pak Machfud membangun Surabaya 5 tahun mendatang," kata Toni kepada detikcom, Selasa (25/8/2020).

Menurut Toni, dalam waktu dekat pihaknya akan mengenalkan Mujiaman kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Golkar melalui berbagai acara dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

"Perbedaan pendapat yang terjadi di antara sesama kader Partai Golkar adalah hal yang lumrah, karena Partai Golkar memiliki budaya khasanah kekayaan ide. Namun begitu penugasan partai telah diberikan semua kader dan pengurus partai akan satu komando mengamankan dengan penuh kehormatan," jelasnya.

Sekretaris PKS Jawa Timur, Lilik Hendarwati mengatakan pihaknya sangat kecewa atas keputusan tersebut. Menurutnya, PKS sudah menyodorkan nama kadernya sendiri untuk jadi wakil Machfud.

"Tentu saja kami sangat kecewa dengan pilihan Pak Machfud. Karena sejak awal PKS menginginkan pilihan Wakil Wali Kota pada kader PKS yakni Bu Reni Astuti atau Pak Ahmad Suyanto," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3