Buntut Kasus Ibu Melahirkan Sendiri di RS PMC Jombang hingga Bayinya Meninggal

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 24 Agu 2020 20:21 WIB
Tim Audit Maternal Perinatal (AMP) merilis rekomendasi terkait kasus ibu melahirkan sendiri di Rumah Sakit Pelengkap Medical Center (RS PMC) Jombang, hingga bayinya meninggal. Salah satu rekomendasinya, RS PMC diminta membuat ruang isolasi khusus untuk persalinan pasien positif atau dicurigai terinfeksi COVID-19.
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr Vidya Buana/Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang -

Tim Audit Maternal Perinatal (AMP) merilis rekomendasi terkait kasus ibu melahirkan sendiri di Rumah Sakit Pelengkap Medical Center (RS PMC) Jombang, hingga bayinya meninggal. Salah satu rekomendasinya, RS PMC diminta membuat ruang isolasi khusus untuk persalinan pasien positif atau dicurigai terinfeksi COVID-19.

"Berdasarkan hasil AMP pekan kemarin, hari ini keluar rekomendasinya. Rekomendasi kami bagi lima poin. Yaitu untuk individu petugas kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan, Pemerintah Daerah dan masyarakat," kata Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr Vidya Buana kepada wartawan di kantornya, Senin (24/8/2020).

AMP digelar di ruangan Soeroadiningrat II Kantor Pemkab Jombang pada Selasa (18/8). Audit ini melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Jombang.

Salah satu kasus yang menjadi bahan AMP yakni kematian bayi DR (27), warga Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito, Jombang. DR melahirkan sendiri anak keduanya di ruangan Darusallam RS PMC tanpa dibantu petugas medis pada Selasa (4/8) dini hari.

Berkaca dari kasus tersebut, kata dr Vidya, pihaknya meminta semua rumah sakit di Kota Santri menyiapkan ruang isolasi khusus pasien persalinan yang positif maupun yang dicurigai terinfeksi Corona. Terlebih lagi bagi RS PMC yang belum mempunyai fasilitas tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2