Uji Coba Sekolah Tatap Muka SMA/SMK di Jatim Dimulai 18 Agustus

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 15:21 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wahid Wahyudi
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wahid Wahyudi (Foto: Faiq Azmi/File)
Surabaya -

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wahid Wahyudi membenarkan adanya Surat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terkait uji coba sekolah tatap muka terbatas di Jatim. Uji coba pembelajaran tersebut untuk jenjang SMA/SMK/SLB di Jatim.

"Gubernur Jatim sudah mengeluarkan surat dan hari ini diterima sekolah beserta teknisnya dari surat kepala dinas," kata Wahid saat dikonfirmasi detikcom, Senin (10/8/2020).

Dari surat tersebut, kata Wahid, cabang dinas dan kepala sekolah akan diminta untuk berkoordinasi dengan Satuan Tugas COVID-19, karena pelaksanaan pembelajaran tatap muka harus atas persetujuan mereka.

Rencananya, Disdik Jatim akan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka untuk jenjang SMA/SMK dan Sekolah Luar Biasa (SLB) pada 18 Agustus 2020 mendatang.

"Uji coba pembelajaran tatap muka akan dilakukan di SMA, SMK dan SLB pada 18 Agustus di masing-masing kabupaten/kota baik sekolah swasta dan negeri sesuai kesiapan sekolah," ujar Wahid.

Menurut Wahid, uji coba itu dilakukan karena banyaknya kendala selama pembelajaran jarak jauh (PJJ), seperti keterbatasan sarana prasarana di keluarga yang tidak mampu.

"Sehingga mereka harus pinjam ponsel ke tetangganya. Ada juga yang punya ponsel satu bapaknya saja, tapi anaknya banyak butuh PJJ," katanya.

Selain itu PJJ juga terkendala internet yang terbatas di beberapa wilayah dan sumber daya manusia (SDM) yang terbatas dalam kemampuan memakai teknologi.

Tonton video 'Mendikbud: Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Izin Orang Tua':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2