Sejumlah Pegawai Terpapar COVID-19, Pemkot Pasuruan Pangkas Jam Kerja

Muhajir Arifin - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 13:51 WIB
penyemprotan disinfektan
Petugas menyemprotkan disinfektan (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan -

Pegawai di sejumlah instansi Pemkot Pasuruan sudah terpapar COVID-19. Hal ini membuat pemerintah kota meningkatkan kewaspadaan terhadap munculnya klaster perkantoran. Salah satu upayanya dengan memangkas jam kerja.

"Ya kita mewaspadai munculnya klaster perkantoran. Makanya berbagai upaya kita lakukan untuk mencegahnya," kata Kepala Dinas Kominfo Pemkot Pasuruan Kokoh Arie Hidayat kepada detikcom, Senin (10/8/2020).

Kokoh menjelaskan upaya yang dilakukan di antaranya dengan melakukan disinfeksi di semua perkantoran, pengawasan kepatuhan protokol kesehatan. Semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) diminta aktif memantau kepatuhan protokol kesehatan dan kesehatan staf.

"Kemudian dari hasil evaluasi sejumlah kasus, akhirnya diputuskan pemangkasan jam kerja untuk menurunkan intensitas pertemuan antar pegawai. Efektif mulai hari ini," terang Kokoh.

Jam kerja pegawai dipangkas mulai pukul 08.00-13.00 untuk 5 hari kerja, sedangkan hari kerja keenam pukul 07.00-11.00.

"Tapi bukan berarti orang itu nggak kerja di sisa jamnya. Tetap dihitung work from home. Jadi kalau ada pekerjaan yang belum selesai harus diselesaikan di rumah," tandasnya.

Kokoh mengatakan hingga saat ini ada 7 pegawai di lingkungan Pemkot Pasuruan yang terpapar COVID-19. Di antaranya 2 dari Dinkes, 2 Dinas PU serta Dispendukcapil, RSUD, dan Disperindag masing-masing 1 orang.

"Sampai hari ini hanya kantor Dispendukcapil yang masih tutup, yang lain sudah buka," pungkas Kokoh.

(iwd/iwd)