Round-up

Ribut soal Ibu Melahirkan Sendiri di RS Jombang hingga Bayinya Meninggal

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2020 07:14 WIB
Seorang ibu melahirkan sendiri di Rumah Sakit Pelengkap Medical Center (RS PMC) Jombang. Akibatnya, bayi perempuan yang dia lahirkan meninggal.
Rumah Sakit Pelengkap Medical Center (RS PMC) Jombang/Foto: Enggran Eko Budianto

Ia menambahkan, manajemen RS PMC akan menerima apapun hasil audit Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang. "Kami akan berusaha semaksimal mungkin meningkatkan pelayanan setelah mendapatkan hasil audit," lanjut dr Bani.

Audit maternal perinatal (AMP) tersebut fokus pada kematian bayi yang dilahirkan. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Jombang dr M Vidya Buana mengatakan, AMP lazim dilakukan terhadap setiap kasus kematian ibu dan bayi (maternal perinatal). Audit ini untuk mencegah kasus serupa terulang.

Menurut dr Vidya, audit dilakukan oleh Tim AMP Kabupaten Jombang. Tim ini dari unsur Dinas Kesehatan, dokter spesialis kandungan dan spesialis anak, serta organisasi profesi. Seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

"Yang dibahas hanya kasusnya. Identitas pasien dan rumah sakit dirahasiakan sehingga tim tidak tahu," kata dr Vidya kepada wartawan di kantornya, Jalan KH Wahid Hasyim.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya baru pada tahap persiapan audit. Yaitu mengumpulkan semua informasi terkait meninggalnya bayi DR, warga Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Sejauh ini, data-data terkait kasus itu baru dia terima dari bidan Desa Gedangan. Karena bidan tersebut sudah melakukan pelacakan.

"Yang dari RS PMC berupa rekam medis perinatal (RMP) belum masuk ke kami. Hari ini kami ke RS PMC untuk menanyakan langsung kronologinya seperti apa," terang dr Vidya.

Setelah RMP dia terima, lanjut dr Vidya, barulah AMP digelar. Menurut dia, AMP akan digelar di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang hanya dalam waktu satu hari.

"Dari pembahasan itu akan muncul rekomendasi (untuk RS PMC). Kami harus mencermati dengan baik, apakah sesuai SOP atau seperti apa. Rekomendasi tergantung temuannya nanti," pungkasnya.

Halaman

(sun/bdh)