21 SMP di Surabaya Dibuka Saat Pandemi COVID-19, Ini Kata Dewan Pendidikan

Esti Widiyana - detikNews
Minggu, 02 Agu 2020 19:49 WIB
Warkop Pitulikur Sediakan Wifi dan Es Teh Gratis Khusus Pelajar Sekolah Daring
Belajar daring di warkop (Foto file: Esti Widiyana/detikcom)

"Saya mengapresisasi putusan ini tapi dengan syarat kalau anak -anak kembali ke sekolah, maka protokol kesehatan dijalankan dengan ketat. Pendidikan jalan, anak-anak juga terlindungi kesehatan dari pandemi COVID-19," tambahnya.

Terlebih sebelum itu resmi dibuka kembali, langkah-langkahnya harus dipastikan dulu. Mulai sosialsisai, persiapan masuk sekolah protokol kesehatan dipastikan berjalan.

"Untuk protokolnya ya seperti failitas berupa hand sanitizer, tempat cuci tangan, dan dipastikan anak-anak aman. Lalu jam masuknya tidak penuh, sehari hanya tiga jam. Itupun siswanya harus digilir misalnya seperti itu. Ini harus dipastikan dulu. Kalau sudah dipastikan dengan sosialsiasinya. Maka sebetulnya kekhawatiran bisa dikurangi," urainya.

Sebelumnya, Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, 21 SMP masih rencana mewakili lima wilayah di Kota Surabaya, dari berbagai macam kategori sekolah. Dan Senin (3/8) akan dilakukan simulasi sekolah tatap muka. Mulai siswa datang, proses belajar mengajar hingga pulang.

"Bagaimana pengajaran di kelas, bagaimana di toilet semua akan dilakukan simulasi dan evaluasi. Seperti apa pelaksanaan, apakah memungkinkan atau tidak. Pelaksanaan (Simulasi) mulai hari Senin hingga hari-hari berikutnya. Jadi dilihat perkembangan simulasinya seperti apa," kata Febri.

Namun, Febri tidak bisa mengatakan berapa hari untuk melakukan simulasi. Sebab, kondisi setiap sekolah untuk simulasi berbeda-beda. Sebelum simulasi, para guru juga dirapid test dahulu.

"Hari Senin pun rencana para guru yang bertugas di sekolah akan dilakukan rapid test," pungkasnya.

Halaman

(fat/fat)