Dua Ekor Sapi Mengamuk di Blitar Disebut dari Luar Jawa, Ini Faktanya

Erliana Riady - detikNews
Sabtu, 01 Agu 2020 14:42 WIB
Sapi Kurban Ngamuk di Blitar Disebut Sapi Luar Jawa
Sapi mengamuk di Blitar (Foto: Tangkapan Layar)
Blitar -

Dua ekor sapi mengamuk di Blitar. Jika dilihat dari fisiknya, warga menyebut sapi-sapi hewan kurban itu berasal dari luar Pulau Jawa. Sapi tersebut mengamuk terjadi pertama kali terjadi di Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Kamis (30/7) sore.

Pemilik memilih melaporkan ke polisi karena mengancam keselamatan pemakai jalan. Akhirnya, polisi menembak sapi sampai dua kali untuk melumpuhkannya. Dan pemilik langsung menyembelih di lokasi kejadian, sehari sebelum Idul Adha.

Sapi mengamuk kedua terjadi, Jumat (31/7) pagi di musala Dusun Klepon Desa Sidodadi Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. Karena amukan sapi terhalang pohon, warga agak mudah menggulingkan, mengikat ke empat kakinya dan langsung disembelih tepat pada Hari Raya Idul Adha.

Menurut warga Dusun Klepon, Widodo, apa yang diposting di media sosial memang benar. Kedua sapi kurban yang mengamuk sejenis. Sapi kurban yang mengamuk di musala dusunnya, juga dibeli dari penjual hewan kurban di Desa Bence Kecamatan Garum. Sama dengan sapi yang dikirim ke sebuah masjid di Bengerit Kota Blitar, juga dibeli dari penjual di Bence, Garum.

"Iya sama dengan sapi yang ngamuk di kota kemarin ini. Kami ambil dari Bence Garum juga. Mungkin sapi dari luar Jawa, kalau dilihat fisiknya sepertinya sapi luar Jawa. Warna kulitnya putih bersih, besarnya badan dan umurnya ya sama dengan yang kemarin ngamuk di kota itu," kata Widodo kepada detikcom, Sabtu (1/8/2020).

Namun Disnakkan Pemkab Blitar tidak yakin sapi kurban yang mengamuk didatangkan dari luar Pulau Jawa. Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan Disnakkan Pemkab Blitar Nanang Miftahudin mengatakan jika dari luar Blitar kemungkinan benar.

Selanjutnya
Halaman
1 2