Puluhan Mahasiswa Demo Minta UKT Diturunkan, Ini Penjelasan Unair

Esti Widiyana - detikNews
Rabu, 29 Jul 2020 17:49 WIB
Sebanyak 70 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Airlangga (AMU) menggelar demo. Mereka menutup Jalan Ir Soekarno, tepatnya di perempatan Kampus Unair C.
Demo mahasiswa Unair/Foto: Esti Widiyana

Bagi mahasiswa yang merasa keberatan, Suko menyarankan untuk mengajukan ke fakultas masing-masing. Di situasi pandemi COVID-19, dia memohon untuk mentaati protokol kesehatan.

"Kita malu lah kalau mengganggu masyarakat. Mari kita cerdas, mahasiswa Unair harus cerdas melihat ini. Tidak dengan hati yang asal dan seolah membela padahal sebetulnya sudah diberikan haknya dan anugerah yang melebihi dari yang lain. Mohon juga dari mahasiswa memahami dengan teduh bahwa situasi seperti ini akan bagus bila dilakukan dengan prosedur yang baik," sambungnya.

Mengapa UKT di Unair tidak memberikan potongan 100 persen? Suko mengatakan, Uanir merupakan lembaga organisasi yang juga butuh pembiayaan. Perkara kuota internet juga telah dipenuhi.

"Namun jika mahasiswa menuntut soal kuota tolong kuotanya jangan dibuat nonton musik aja. Tapi benar-benar belajar. Sudah kita hitung kok. Saya kembalikan ke anda sebagai mahasiswa untuk menggunakan fasilitas yang diberikan," ujarnya.

Untuk orang tua mahasiswa yang berdagang dan tidak menunjukkan surat PHK juga bisa mengajukan ke fakultas. Seperti ada surat keterangan RT/RW bahkan pihaknya juga bisa memverifikasi.

"Ini kan problem dialog, silahkan. Jadi Nggak perlu bakar kayu, malu lah, ganggu orang di jalan. Masa mahasiswa begitu hari gini. Silahkan ajukan dengan baik-baik datang, jelaskan problemnya. Pasti pihak Unair memahami kondisi, kita semua prihatin dengan kondisi seperti ini," jelasnya.

Mahasiswa juga sempat mengancam, jika tidak ditemui oleh Rektor Unair, mereka akan menginap di Kampus C. Namun, Suko kembali bertanya kepada mahasiswa, aksi tersebut mewakili siapa.

"Urusannya jadi lain. Kan ada aturannya, mereka juga tidak izin. Mereka mewakili siapa? Siapa yang dia wakili? Mahasiswa mana? Wong sudah diwakili. Agak aneh," pungkasnya.


(sun/bdh)