47 Orang Reaktif, Pasar Ikan Pabean Surabaya Belum Ditutup

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 29 Jul 2020 14:05 WIB
Pasar ikan pabean
Pasar ikan Pabean (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya -

47 Orang yang beraktivitas di Pasar Ikan Pabean reaktif setelah di-rapid test. Namun pasar ikan di kawasan Surabaya utara tersebut belum ditutup.

Pasar Ikan Pabean Surabaya masih bergeliat seperti biasa. Aktivitas jual beli dengan protokol kesehatan masih berjalan normal seperti biasanya.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan pihaknya telah melakukan rapid tes kepada 347 orang yang beraktivitas di kawasan Pasar Ikan Pabean dan Jalan Panggung pada Sabtu (25/7).

"Hasil rapid test, 47 orang reaktif, terus diswab hasilnya belum keluar," kata Eddy saat dikonfirmasi detikcom, (29/7/2020).

Eddy menambahkan dari 47 orang yang dilakukan swab saat ini sudah dilakukan isolasi di hotel, sembari menunggu hasil swab. Namun pihaknya belum mendapatkan data rincian 47 orang yang diswab itu pedagang atau bukan.

"Datanya di bu Feni (Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya)," ungkap Eddy.

Selain itu, pihaknya juga belum bisa memutuskan apakah akan ada penutupan sementara seperti halnya di Pasar Keputran Utara waktu lalu.

"Belum-belum," ujar Eddy.

Dari pantauan detikcom, setiap stan ikan diberi pelindung plastik transparan. Sedangkan jalur masuk dan keluar dibuat satu arah. Para penjual ikan dan kuli panggul yang melakukan bongkar muat di Jalan Panggung juga terlihat menggunakan masker. Meski sesekali mereka buka untuk sela bernafas.

Tommy salah satu pedagang ikan di Pasar Pabean mengatakan jika beberapa hari lalu memang sempat ada rapid test. Namun rapid test itu tak menghalangi aktivitas pasar.

"Masih normal seperti biasanya. Namun selama pandemi ini, penjualan menurun. Sebelum pandemi bisa menjual ikan laut sebanyak 6 sampai 7 kwintal, kini hanya 4 kwintal. Sedangkan harga masih stabil, contohnya seperti cumi putih ini Rp 60 ribu per kilogramnya," kata Tomy.

(iwd/iwd)