Kota Malang Bediding, Suhu Dingin hingga 14 Derajat Celsius

Muhammad Aminudin - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 16:56 WIB
Suhu di Malang diprediksi akan mencapai 14 derajat celsius saat memasuki puncak musim kemarau pada Agustus nanti. Mengulanng suhu dingin yang terjadi di Malang 20 tahun lalu.
Balai Kota Malang/Foto file: Muhammad Aminudin
Malang -

Akhir-akhir ini, suhu udara di Kota Malang terasa lebih dingin. Fenomena ini dikenal dengan istilah bediding, yang lumrah terjadi setiap tahun.

"Bediding, menjadi hal yang lumrah dan bakal terjadi di setiap tahun yang namanya suhu dingin," ujar Kasi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso, Anung Suprayitno kepada detikcom, Selasa (28/7/2020).

Anung menuturkan, suhu terdingin umumnya terjadi pada Agustus. Bertepatan dengan jauhnya wilayah selatan ekuator dari garis edar matahari.

"Saat itu pula tekanan udara di BBS (belahan bumi selatan) lebih tinggi ketimbang di BBU (belahan bumi utara). Sehingga pola sirkulasi angin bertiup dari selatan ke utara yakni dari Benua Australia ke Benua Asia," tutur Anung.

Ia menambahkan, karena di Benua Australia sedang musim dingin, maka udara yang melewati Indonesia bersifat kering dan dingin. "Hal ini dikenal dengan monsun timuran. Monsun timuran berimplikasi kita berada pada musim kemarau dan suhu dingin pasti terjadi. Umumnya dimulai sejak Mei sampai dengan September, dan puncaknya pada Agustus," imbuh Anung.

Menurut Anung, suhu dingin dari tahun ke tahun bervariasi. Seperti pada 2018 sempat terjadi frost. Karena sudah lumrah, suhu dingin yang terjadi seperti saat ini diistilahkan bediding di kalangan masyarakat.

Suhu terdingin saat ini tercatat mencapai 14 derajat celsius. BMKG memprediksi, pada Agustus nanti bisa mencapai 13 sampai 14 derajat celsius.

"Masyarakat harus waspada terhadap kesehatan terutama lansia dengan suhu dingin. Dan peternakan unggas juga akan terganggu," pungkas Anung.

(sun/bdh)