Mahasiswa ITS Ciptakan Inovasi Detektor Suhu Antisipasi COVID-19

Hilda Meilisa - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 11:00 WIB
mahasiswa its membuat Inovasikan Detektor Suhu Terintegrasi
Foto: Istimewa
Surabaya -

5 Mahasiswa Departemen Teknik Instrumentasi, Fakultas Vokasi ITS membuat sistem pendeteksi tubuh mengantisipasi virus COVID-19. Mereka yang tergabung dalam Tim Instone membuat sistem pendeteksi suhu yang memanfaatkan kecerdasan buatan bernamakan TT - Techno Temperature.

Ide ini diangkat dari kelemahan pengukuran suhu tubuh secara tradisional yang masih menggunakan manusia sebagai pelaksananya dan kemungkinan terjadinya kesalahan teknis dalam pendataan di lapangan.

Ketua Tim Instone Lukman Arif Hadianto menjelaskan mengapa protokol deteksi suhu seharusnya menggunakan teknologi, bukan manusia. "Pelaksanaan dengan melakukan kontak fisik dapat berpotensi membahayakan petugas tersebut, selain itu proses pendataan secara manual juga memperlambat dalam identifikasi tersangka pengidap COVID-19," paparnya, Senin (27/7/2020).

Menurut Lukman, TT - Techno Temperature sendiri adalah sistem pengenalan pola suhu tubuh memakai sensor LWIR dan pengolahan citra sebagai tindak lanjut pencegahan penyebaran COVID-19 yang terintegrasi dengan pemerintah dan rumah sakit.

Pemuda kelahiran 1998 ini menjelaskan, TT - Techno Temperature menggunakan kamera thermal Flir Lepton yang dapat mengukur suhu tubuh manusia. Kamera ini sendiri menerapkan konsep kecerdasan buatan berupa neural networking.

"Untuk penerapannya, sensor tersebut disambungkan ke aplikasi yang dapat menampilkan user interface dari hasil pembacaan sensor tersebut," ujar mahasiswa angkatan 2017 ini.

Nantinya, lanjut Lukman, terdapat threshold atau nilai ambang batas suhu minimal yang ditentukan. Jika terdeteksi suhu tubuh di atas nilai ambang batas, kamera secara otomatis mengambil gambar wajah manusia dan mengirim data tersebut ke pengguna aplikasi ini serta membunyikan alarm untuk peringatan.

Selanjutnya
Halaman
1 2