Pakar Prediksi Pandemi COVID-19 hingga Tahun Depan, Ini Penyebabnya

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 20 Jul 2020 20:44 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Surabaya -

Pakar epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Dr dr Windhu Purnomo memprediksi tanda-tanda pandemi COVID-19 di Indonesia belum akan berakhir hingga tahun depan. Hal itu terjadi karena kebijakan penanganan COVID-19 tak pernah konsisten.

"Iya, tambah tidak karu-karuan. Kita tidak tahu lagi. Ini aja puncaknya belum muncul gelombang pertama loh ya. Kita tidak usah ngomong gelombang kedua. Pertama saja belum selesai," ujar Windhu saat berbincang-bincang dengan detikcom, Senin (20/7/2020).

"Kami sendiri bolak-balik memprediksi. Prediksi itu kan harus asumsinya dengan data yang sekarang dengan kebijakan sekarang. Kalau kebijakannya itu berubah entah itu memperketat atau memperlonggar pasti akan berubah lagi kondisi di lapangan lagi," tambahnya.

Windhu menambahkan pemerintah konsisten dengan kebijakannya, maka prediksi kapan puncak, atau berakhirnya pandemi COVID-19 akan mudah diketahui. Sebab, prediksi soal pandemi harus periodik.

"Kalau kebijakan kita konsisten kita gampang memprediksi itu. Nah seperti sekarang ya sudah buyar lagi. Bikin prediksi baru lagi. Jadi prediksi itu harus dilakukan periodik entah dua mingguan dan seterusnya," terangnya.

Tonton video 'WHO Sebut 3 Tempat yang Mudah Tularkan Virus Corona':

Selanjutnya
Halaman
1 2